Menggapai Impian

Posted on February 2, 2014

0



“I am Dreamer.” Kalimat itu yang mungkin terucap saat saya mendeskripsikan diri saya. Saya sadar betul bahwa impian membawa saya untuk mengalami kehidupan seperti sekarang ini.

 

 

 

“You are what you dream about.”

Gapailah mimpi setinggi langit bukan dengan kuantitas seberapa banyak kita sudah jatuh dan bangkit tetapi kualitas seberapa lamanya kita bertahan untuk tidak menyerah.

Seorang Juara Atlit lari yang memenangkan kompetisi berujar, “Apa yang membedakan saya dengan peserta lari yang lain adalah saya mampu bertahan lebih lama dibandingkan mereka. Apa yang sudah kita mulai, haruslah kita selesaikan.”

Inspirasi ini menguatkan kita bahwa ada “bayaran” bagi mereka yang mau bertahan sedikit lebih lama dibandingkan yang lain.

Fokuslah pada impian yang kita capai meski buat banyak orang itu mustahil. Toh hal-hal yang mustahil di dunia ini tercipta dari sebuah impian. Apa yang dikerjakan dengan tekad yang sungguh-sungguh akan menghasilkan seratus persen perubahan?

Banyak orang tidak tahu hidupnya mau kemana dan bagaimana. Jika anda sudah menemukan impian anda, anda termasuk beruntung untuk fokus pada apa yang ingin anda kejar.

Banyak jalan menuju Roma. Banyak jalan pula untuk menggapai impian. Hidup ini menawarkan pilihan, namun keputusan adalah anda sendiri.

Setelah bermimpi, jangan lupa untuk bangun dan merealisasikannya. Karena biasanya bermimpi akan membuat kita larut dan tidur nyenyak kembali.

Petakan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan anda. Petakan dalam setahun, lima tahun, sepuluh tahun bahkan di usia tua, anda akan seperti apa. Imajinasikan diri anda. Hukum alam menuntun kita untuk menemukan visualisasi imajinasi kita ketimbang kita benar-benar kosong dan tak bertujuan.

Advertisements
Tagged:
Posted in: PSYCHOLOGY