Berawal dari mendengarkan lagu yang berjudul “Du” yang dinyanyikan Peter Maffay, saya dibuat penasaran dengan asal bahasa dan terjemahan lagu tersebut.

Jika ditanya saat di awal belajar bahasa Jerman, kata/kalimat bahasa jerman yang diketahui, jawab saya cuma ‘Ich liebe Dich’ hihihihi…

Beberapa teman Indonesia juga bilang bahwa orang jerman berwajah serius. Iya juga sih, setelah dikonfirmasi ke orangnya hahahaha… Apakah orang jerman romantis? Hihihi wong mendengarkan percakapan antar suami istri aja kadang kedengarannya kayak berantem padahal yah memang begitu aksennya.

Entah romantis entah tidak, yang jelas saya dibuat iri karena sering bertemu opa dan oma yang sudah sepuh masih terlihat mesra, bergandengan tangan, saling melayani saat makan bersama dan ciuman lagi. Hadeh.. gimana gak iri ya? Ini saya dapati di hari sabtu saat makan siang, kayak di Jakarta food court pusat perbelanjaan. Mereka tidak dapat kursi karena penuh sementara di luar salju turun begitu lebat. Saya pun mempersilahkan mereka duduk dan makan di kursi hadapan saya. Saya mengamati pemandangan mesra ala opa dan oma yang masih fit. Kami pun berkenalan. Si oma berumur 73 tahun dan opa sudah berumur 79 tahun. Hebat!!!! Saya ingin mesra hingga kakek nenek juga.

Memang usia hidup rata-rata orang jerman terbilang tinggi. Saya pun masih menjumpai mereka yang sudah sepuh terlihat mandiri dan berstamina fit untuk jalan-jalan.

Oh ya, di hari valentin ini saya dapat kiriman kartu yang berisi kalimat romantis. Gak nyangka hihihi… Romantis juga!? Jangan minta diterjemahkan ya hihihi saya masih belajar!

Judulnya: Tausend Gründe
Text: Marion Schmickler

Tausend Gründe

Ich liebe dich, weil du da bist

Weil du zuhörst und manchmal widerspricht

Weil du verstehest, weil du Schwäche stark nennst.

Weil du vergibst, weil du mut machst,

Weil du an mich glaubst, weil du lachst,

Auch unter Tränen. Weil du nie aufgibst,

Weil du handelst. Weil ich dich spüre,

Auch in der Ferne. Weil ich von dir träume,

Auch am Tag. Weil du mich annimmst,

Wie ich bin.

Di balik kartu tulisannya begini:

Happy Valentine ♥
Mein Schatz, Ich liebe Dich über alles

Dein
Dich liebender Mann

Ups, ada sekotak kado valentin. Hmm… kado yang lain rahasia tapi yang ini mungkin bisa di-share hihihi…

Jadi, siapa bilang pria jerman itu tidak romantis dan pelit merayakan hari valentin? Tidak semua ‘kan. Everybody is unique.

Happy valentine buat mereka yang merayakan. Everyday is valentine day.