Pepatah mengatakan kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda tetapi mengapa kita tidak siap untuk gagal? Padahal kita meyakini bahwa keberhasilan butuh perjuangan dan percobaan berkali-kali, tetapi mengapa kita berhenti di tengah jalan dan menyerah. Jika kita melihat orang sukses, kita ingin mencontohnya tetapi saat mereplikasikannya, mengapa kesuksesan kita berbeda dengan orang tersebut?

Jawabannya adalah VISI hidup. Sudahkah anda punya visi dalam hidup? Seorang bijak pernah berkata, “Nak, lebih baik kamu buta daripada tidak punya visi dalam hidupmu.”

Mengapa VISI penting? Karena mereka yang punya visi akan tahu “bagaimana mereka” di masa mendatang. Visi akan membuat anda bertahan meski gagal berkali-kali.Visi akan menentukan kesuksesan yang akan dibuat.

Visi hidup yang berhasil selalu diiringi tindakan. Dua hal yang menyebabkan kegagalan, (1). Mereka yang pernah berpikir tanpa pernah bertindak, atau (2). Mereka yang bertindak tanpa pernah berpikir.

‘Jalani hidup apa adanya’ bukan berarti hidup tanpa tujuan tetapi lebih menerima dan mengikhlaskan apa pun yang terjadi dalam hidup sebagai pengalaman. Visi hidup mengarahkan peluang kesuksesan yang ingin kita capai. Jika kita punya visi, berarti kita tahu potensi diri dan percaya kita mampu mewujudkannya.

Jika ingin sukses, sudahkah anda punya visi dalam hidup?