Jadi apa sih yang memotivasi orang bekerja? Jika anda berpikir gaji, anda salah besar. Karena survei terhadap karyawan juga tidak menunjukkan bahwa besaran gaji memotivasi seseorang untuk bekerja.

Saat kesempatan job interview untuk posisi pekerjaan yang anda inginkan, si perawancara bertanya “Apa motivasi anda bekerja di perusahaan kami?” Lalu anda menjawabnya GAJI. Dengan demikian, anda tak mendapatkan pekerjaan itu. Gaji dan remunerasi menjadi demotivasi, bukan motivasi sesungguhnya.

Secara teori, kebutuhan personal yang melandasi motivasi orang bekerja diungkapkan oleh Psikolog, David Mc Clelland. Menurut ‘Three Needs Theory’ yang disampaikan oleh David Mc Clelland (1974) bahwa ada tiga komponen dasar yang dapat digunakan untuk memotivasi orang bekerja. Teori ini dikembangkan berdasarkan teori hierarki kebutuhan karya Abraham Maslow. Teorinya ini kemudian digunakan dalam praktik manajemen organisasi.

Tanpa memperhitungkan ras, suku, budaya dan gender, Mc Clelland berpendapat bahwa tiga tipe kebutuhan yang memotivasi orang bekerja, antara lain:

1. Achievement

Ini merupakan kebutuhan untuk mencapai sukses yang mengarahkan pada tingkah laku mencapai prestasi tertentu. Pada kebutuhan ini, seseorang mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Oleh karena itu mereka juga terbuka terhadap feedback. Mereka juga suka berkerja sendirian.

2. Affiliation

Kebutuhan afiliasi pada keadaan sosial yang mendukung hubungan dengan orang lain. Membangun hubungan yang akrab, selalu ingin kebersamaan dan menghindari risiko.

3. Power

Kebutuhan untuk menguasai dan memengaruhi orang lain, bersikap dominan. Pada kebutuhan ini, mereka akan mengendalikan orang lain, suka berkompetisi dan memerlukan pengakuan.

Kesimpulan

Dalam pribadi seseorang, ketiga kebutuhan tersebut bisa muncul dalam perilaku bekerja. Namun untuk mengidentifikasikan kecenderungan seseorang, lihat kebutuhan yang dominan saat bekerja dalam team work.