OPINION

Apakah Traveling itu Mahal? 

Pertanyaan ini pasti pernah melintas di pikiran anda, betul kan? Apakah traveling mahal? Pastinya traveling itu butuh uang. Mahal atau tidaknya tergantung pada:

1. Destinasi wisata

Tentu berbeda pergi ke pantai dengan ke gunung, perbedaan juga bergantung cost selama anda di sana. Destinasi wisata seputar negara ASEAN pasti berbeda lagi dengan berkunjung ke negara Asia lainnya, katakanlah Korsel atau Jepang. Pastinya berbeda lagi tingkat kemahalan destinasi wisata di Asia dengan Eropa. Jadi setelah memiliki cukup uang dan ingin memulai traveling, pilih destinasi wisata yang sesuai dengan budget anda. Berdasarkan pengalaman, saya memilih tidak berhutang untuk traveling. Kumpulkan uang, berhemat lalu tentukan tujuannya. Itu saran saya. 

2. Akomodasi 

Akomodasi itu menyerap 30%-40% dari anggaran traveling. Apakah anda terbiasa tidur dengan tempat yang mewah atau bisa tidur ala kadarnya? Hey, ingat anda sedang traveling, bukan di rumah sendiri. Ada banyak pelancong yang memangkas biaya akomodasi sebagai siasat traveling yang hemat. Syukur jika anda bisa berhemat dengan menumpang di rumah kenalan. Jadi mahal atau tidaknya traveling ditentukan dimana anda akan menginap. Apakah 50% anggaran hanya untuk akomodasi? Saran saya, berhemat untuk akomodasi akan menentukan pengeluaran anda. 

3. Lama traveling 

Lamanya anda menghabiskan waktu saat traveling juga menentukan ongkos traveling. Pastikan budget anda untuk mengatur lama tinggal saat anda Traveling. Apakah anda perlu berpergian hingga satu minggu, dua minggu atau hanya beberapa hari saja? Saran saya, jika anda cukup mengeksplor destinasi wisata hanya beberapa hari saja maka tak perlu menginap hingga lebih dari satu minggu. 

4. Agenda wisata (Itinerary) 

Apa yang akan dilakukan selama traveling juga menentukan anggaran anda? Jika terbiasa cari tahu dan berpetualang sendiri, tiba saatnya anda menghemat ketimbang ikut paket tur yang tersedia. Semua ada di tangan anda, terutama bila anda suka yang praktis dan tak mau repot, anda perlu ikut paket tur sesuai selera. Saran saya, carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang lokasi wisata untuk berhemat ketimbang ikut agen wisata! 


5. Belanja dan oleh-oleh 

Ini menjadi agenda wajib buat saya bilamana traveling. Saya sempatkan membeli buah tangan sebagai kenang-kenangan. Nah, anda perlu diingatkan agar traveling tidak kemahalan adalah mengurangi kecanduan belanja. Berapa anggaran belanja dan oleh oleh? Kembali lagi ke tujuan awal, jika anda ingin traveling karena berbelanja maka 30% dari anggaran adalah wajib disisihkan. Namun jika berbelanja bukan tujuan utama traveling maka anggaran belanja jadi lebih kecil 5-10% atau bahkan lebih kecil lagi, di bawah 5%. Saran saya, ingatkan diri sendiri untuk tidak berbelanja berlebihan. Ingatlah sekarang anda bisa berbelanja praktis dengan online ketimbang anda harus membawanya dan terkena pajak! 

Semoga bermanfaat! 

Advertisements

Categories: OPINION, TRAVELING

Tagged as:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.