Diolesi toping nya setelah dipanggang. Sumber foto: Dokumen pribadi.
Dipanggang di kendi tanah. Sumber foto: Dokumen pribadi.
Harganya 5 RMB. Sumber foto: Dokumen pribadi.
Penasaran dengan jajanan ini, saya minta staf hotel menuliskannya. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Apabila traveling sambil mencicipi makanan pinggir jalan yang khas tentu merupakan pengalaman menarik bagi saya. Tiba di kota Shenzhen, saya berjalan menyusuri pasar malam, seberang Century Plaza Hotel di Lou Ho. Di situ aneka penganan lokal yang boleh dicoba. 

Salah satunya adalah Hu Bei Wohui sejenis prata khas roti India yang dipanggang di dinding kendi tanah yang dibakar, semacam Pizza ala Shenzhen. Rasanya yummy sekali ditambah olesan sausnya dari bumbu rempah dan sedikit cabe diulek halus. Makannya di Shenzhen pas malam hari yang dingin rasanya luar biasa enak. 

Ada beberapa tempat jajanan kaki lima yang menjual ini, namun saya tertarik datang ke pedagang yang ada di sudut toko karena ramai orang yang datang. Harganya 5 RMB. Tunggu sekitar 2-3 menit, anda sudah bisa langsung mencicipi setelah melihat pembuatannya. 

Pizza panggang ala Shenzhen ini jika dilihat dari bahan-bahan dan warnanya menyerupai bak pao. Lalu penjual akan memipihkannya dengan penggiling kayu. Setelah pipih, dipanggang di kendi tanah yang membara sambil dibolak-balik. Selesai dipanggang, roti ini akan diberi olesan toping. Setelah itu dibagi dua dan dimasukan dalam pembungkus kertas. 

Selamat menikmati makanan ini!