FICTION

Jadi Baik Sudah Cukup

“Memang penting menjadi yang terbaik dalam apa pun, nak” kata ibuku di sela-sela pembicaraan lewat telpon sore itu. “Namun kebanyakan orang lupa saat menjadi terbaik, mereka bukan orang yang baik,” lanjut ibu. 

Iya juga sih. Aku mengamini ucapan ibu sore itu. Sore waktu Jerman, malam waktu Indonesia. Beda lima jam jika musim panas seperti sekarang ini.

Menjadi yang terbaik itu susah loh. Bayangkan yang terbaik itu pastinya yang paling baik. Menjadi paling baik ‘kan harus melalui kompetisi atau pertarungan segelintir orang. Barangkali menjadi terbaik itu seperti pemenang. Sang Juara. 

Mencapai yang terbaik bukan tidak mungkin melaluinya dengan cara yang “tidak baik” bahkan mungkin menjadi orang yang “tidak baik” juga. Artinya, mereka lupa bahwa yang terutama itu menjadi orang baik. Itu cukup ketimbang jadi yang terbaik tetapi menambah ketidakbaikan di dunia ini.

Menjadi yang terbaik, itu boleh asal tetap dengan cara yang baik. Memilih jadi orang yang baik itu juga sudah cukup. Tak usah menuntut jadi yang terbaik, tapi berbuat curang pada kehidupan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.