ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Döner und Dürüm: Doner Kebab ala Jerman

Harga Döner dan Dürüm kisaran 4,5€. Selain doner kebab, gerai di Jerman biasanya menjual pula pizza dan makanan cepat saji lainnya.

Penjual tampak sedang menyiapkan racikan. Botol putih adalah saus spesial berisi bawang putih dan resep rahasia. Penjual biasa menanyakan apa saja isian sesuai yang diminta pembeli.

Atas kiri adalah Dürüm pesanan saya. Atas kanan adalah Döner pesanan suami saya. Bawah tengah adalah kedua pesanan biasanya dibungkus dengan almunium foil untuk menjaga agar makanan tetap hangat.

Suatu saat di mall di Indonesia, suami saya meminta kami mampir di gerai makanan doner kebab. Katanya dia sangat menyukai makanan Turki ini yang sering dibelinya di Jerman. Maklum saja banyak generasi Turki yang sekarang sudah menjadi bagian dari masyarakat Jerman sehingga gerai doner kebab banyak pula dijumpai. Makanan doner kebab mudah di Jerman sebagai street food dan cepat saji. 

Setelah mencoba doner kebab, memang terjadi perbedaan doner yang dijumpai di Indonesia dengan di Jerman. Doner di Indonesia tersedia dalam pilihan daging kambing atau ayam yang diberi bumbu dan dipanggang. Isiannya ada sayuran seperti salad, ketimun dan tomat. Lalu diberi saus spesial doner. Semua isian dibungkus dengan roti khas semacam prata kemudian digulung. Begitu ‘kan ya di Indonesia.

Di Jerman ada banyak merek dagang yang menjual doner kebab. Salah satunya adalah doner kebab yang sudah jadi langganan keluarga. Tak mudah bagi orang Bayerisch untuk menikmati masakan yang bukan jadi keseharian mereka. Namun doner kebab yang satu ini begitu disukai oleh suami saya. Apalagi alasannya, jika bukan rasanya yang lecker di lidah atau enak sekali. 

Saya pun jatuh cinta dengan makanan ini. Apa yang membuatnya berbeda? Pertama adalah isian dagingnya. Irisan daging yang sudah dibumbui dan dipanggang khas ini berasal dari daging ayam kalkun. 

Jika dilihat dalam tampilannya, cek di link wikipedia, bentuk doner kebab di Jerman berjenis pita, yakni isian ditaruh dalam roti yang diberi wiijen di atasnya kemudian dibelah dua. Sementara street food di Indonesia kebanyakan donner kebab berbentuk gulungan (dürüm) dengan roti khusus seperti prata yang dipanggang sebelumnya. 

Isian daging doner kebab di Jerman berasal dari ayam kalkun ditambah isian sayuran yang berbeda pula. Sayuran sudah diiris halus semacam salat yakni kol, kol merah, bawang bombay, ketimun dan tomat. Agar semakin lezat, diberi saus spesial semacam saus bawang putih dengan campuran resep rahasia. Jika suka pedas, si penjual menaruh di isian cabe bubuk khas Turki dan Tabasco. Setelah itu, semua disisipkan dalam roti yang sudah terbelah dua. 

Saya suka doner gulungan dengan nama Dürüm Wrap dan suami suka döner yang berbentuk roti. Di awal penjual biasa menanyakan bukan isian daging, tetapi perlu tambah keju atau tidak. Ada tambahan keju maka bertambah pula harganya. Setelah selesai, penjual membungkusnya dengan kertas almunium foil untuk menjaga agar doner kebab tetap hangat.

Apa yang membuatnya lezat? Menurut saya, isian daging ayam kalkun yang diberi bumbu dan dipanggang seperti normalnya doner kebab. Tambahan lain adalah racikan saus bawang dengan resep rahasia juga menambah citarasa kelezatannya. 

Penasaran ‘kan? 

Advertisements

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.