Tetaplah Indah dan Berguna, Meski Kelak Kau Hanya Bunga Kering!

Posted on September 8, 2017

0



Contoh bunga kering.

Saya pernah menuliskan pengalaman pertama kali datang ke Jerman, tetiba ibu saya di Indonesia mengirimkan pesan SMS, ‘Blühe, wo du geplantz bist!’ ke hape saya. Kisahnya ditulis di sini. Maknanya sangat dalam, bahwa dimana pun tetaplah berbunga. Bunga menampilkan keindahan dan menarik mata siapa saja. Mungkin ini jadi kiasan yang baik bagi kepribadian seseorang. 

Siapa bilang bunga itu tidak indah? Saya jatuh cinta saat melihat mereka bermekaran di teras rumah. Lihat saja ini sebagian bunga milik saya! 

Begitu indah dan menarik mata, itulah bunga. Bagaimana jika anda mendapati seseorang yang begitu menarik, bukan karena rupawan tetapi kepribadian yang menarik? 

Ibu mertua saya yang bijaksana pernah berkata begini pada saya, “Kau tahu, Anna? Jadilah bunga dimana pun! Meski kau sudah layu dan kering, orang-orang tetap mengambilnya untuk menjadi hiasan. Kau tetap berguna dan tetap indah sampai kapan pun.”

Kalimat yang bijaksana dalam bahasa Jerman itu meluncur dari ibu mertua saya sambil kami berdua memungut bunga-bunga yang sudah layu dan kering. Hmm, pelajaran yang menarik dari bunga kemarin sore. 

Ada pendapat? 

Advertisements
Posted in: PSYCHOLOGY