ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Pemilu Jerman 2017 (4): Xenophobia, Apa Itu?

wpid-sommer.jpg

Suasana suatu festival di München. Ilustrasi. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Ketika hari Minggu sore (24/9) waktu Jerman diumumkan Prognosa hasil pemungutan suara, banyak orang merasa cemas melihat hasil yang terjadi. Apa yang terjadi? Partai AFD yang menjadi ‘partai kanan’ mendapatkan kursi urutan ketiga di parlemen. Meski saya tidak terlalu menyukai dunia politik untuk dituliskan namun dasar ini menjadi menarik untuk dituliskan.

Usai penyampaian prognosa, ratusan orang berdemonstrasi pada minggu malam karena menentang hasilnya terutama angka yang dicapai dari partai AFD. Hal ini saya saksikan di tayangan televisi minggu malam. Salah satu pesan yang diusung demonstran bertuliskan ‘Xenophobia ist kein Alternative für Deutschland.’ Tentu kekhawatiran ini wajar bila menyimak sejarah Jerman di masa lalu. Isu Xenophobia sudah berhembus sejak tahun lalu, bila menyimak artikel ini.

Nah tanpa membahas hal berbau politik, apa sih Xenophobia? Phobia yang dipelajari dalam dunia psikologi menjadi berkembang istilahnya sesuai fenomena yang muncul di masyarakat. Meski psikologi lahir dari Jerman, namun Xenophobia dikatakan sebagai istilah politik bahkan belum ditemukan dalam istilah medis atau psikologi. Lebih sopan menggunakan Xenophobia ketimbang rasisme, katanya begitu.

Kedua istilah Xenophobia dan rasisme bisa dikatakan sama, yakni sama-sama tidak percaya dan ketakutan terhadap sesuatu yang dianggap asing. Kesamaan berikutnya adalah kedua istilah ini muncul dan berkembang sehingga orang mudah curiga, paranoid dan tidak ingin kehilangan identitasnya kemudian cenderung mempertahankan kemurnian jati diri.

Apa yang terjadi pada mereka yang mengalami Xenophobia?

Mereka merasa diri benar dan lebih agung dibandingkan pihak lain. Bahkan muncul agresi agar bisa memenangkan kehendak dan pemikiran mereka.

Tentu di jaman keterbukaan seperti sekarang, ketika tidak ada batas dan sekat melalui keterhubungan teknologi komunikasi maka kekhawatiran ini seharusnya bisa diminimalisir lagi. Betulkah begitu?

Banyak sudah dibuktikan bahwa kehadiran orang asing justru dibutuhkan bagi kemajuan pembangunan suatu bangsa. Pengaturan dan kontrol keamanan lebih ketat, saya rasa lebih tepat untuk melindungi setiap warga negara, bukan isu Xenophobia yang justru berhembus.

Hmmm, good to know 😁

 

Advertisements

Categories: ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Tagged as:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.