ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Dönnerteller: Doner Tanpa Roti, Lalu Apa?

Satu porsi Dönnerteller buat saya begitu besar. Namun makanan menyehatkan ini bisa tanpa kentang goreng. Mau coba?

Lain Ladang, Lain Belalang. Lain Lubuk, Lain Ikan. Pepatah itu mungkin tepat adanya bilamana saya membandingkan jenis makanan sama namun penyajian dan rasa berbeda. Apa contohnya? Döner Kebab. Makanan asal Turki ini bisa dijumpai dengan mudah baik di Jerman maupun di Indonesia. 

Dalam ulasan sebelumnya, saya menjelaskan bagaimana penyajian dönner yang berbeda dengan doner kebab yang biasa dijual di Indonesia. Dan saya suka dönner di sini. Karena rasa sausnya yang memikat, irisan daging ayam kalkun yang lezat plus saladnya yang ditambahkan dalam isian. Jadi beda ‘kan dengan yang tersaji di Indonesia. 

Jika anda datang ke Jerman, anda akan menemukan banyak gerai dönner yang menjual. Maklum generasi dari Turki banyak yang menetap di sini. Merek dagang dönner pun bermacam-macam. Jadi ini bukan semacam gerai franchise yang berbagi resep olahan bumbu dan penyajian yang sama. 

Sebagai contoh, saya suka dönner di tempat langganan, di kota saya karena bumbu sausnya itu yang enak sekali. Suatu kali saya membeli dönner di beda tempat dan tentu lain kota, menurut saya rasa saus dönnernya tidak selezat di tempat langganan saya. Namun sekali lagi semua gerai dönner punya ciri khas masing-masing. Sama seperti begitu banyaknya gerai makanan yang menjual pizza di sini. Tentang pizza, ceritanya lain kali.

Ketika saya berhenti di gerai dönner di kota lain di Jerman, saya pun khawatir rasanya tidak selezat seperti yang saya inginkan. Akhirnya saya memutuskan memilih menu berbeda. Namanya Dönnerteller. Penasaran ‘kan?

Dönnerteller adalah salah satu makanan cepat saji, serupa dengan dönner pada umumnya namun tidak menggunakan roti atau dürum. Dürum itu seperti apa? Silahkan simak di ulasan saya sebelumnya. Dönnerteller katanya nih lebih sehat meski makanan fast food loh. Jika anda suka dönner namun anda ingin menghindari karbohidrat maka anda bisa memilih dönnerteller. Karena anda bisa menghilangkan roti, dürum, kentang atau nasi yang biasanya jadi makanan pendamping. 

Dönnerteller yang saya pesan seperti dalam gambar, saya menambahkan kentang goreng. Porsi dönnerteller ternyata besar sekali. Benar saja, saya tidak bisa melahap semuanya karena saya sudah terlanjur kenyang. Si pramusaji mengatakan bahwa mereka membuat sendiri sausnya sehingga lezat.

Isian dönnerteller ada irisan daging ayam kalkun tentunya, ada salad yang menyegarkan yakni irisan bawang bombay, irisan kol putih, kol merah, tomat dan timun. Ini tentu menyehatkan. Ditambah saus yang menurut mereka racikan rahasia, rasanya sedikit asam dan ada campuran bawang. Rasanya? Luar biasa lezat! 

Saran saya, jika anda terbiasa makan dalam porsi kecil sebaiknya hindari tawaran dengan sajian kentang goreng. Sedapat mungkin minta tambahan saus yang lebih karena ini yang membuat semuanya terasa enak. Ingat pula, jika anda suka pedas, kadang mereka tidak memasukkan itu dalam makanan anda. Anda perlu mengingatkan untuk ditambahkan dalam piring anda. Menurut saya, tidak ada biaya tambahan untuk bubuk cabai atau tambahan saus Tabasco.

Semoga bermanfaat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s