COMMUNICATIONS

Strategi Marketing: Mengapa Banyak Orang Ingin Jadi Kaya?

Ilustrasi. Siapa ingin jadi kaya?

Mungkin anda pernah menemukan satu dari sekian slogan di bawah ini:

  • Siapa mau jadi kaya dalam waktu singkat? 
  • Anda tidak perlu bekerja terlalu giat, uang akan bekerja untuk anda.
  • Segera bergabung bersama kami, jika anda ingin kaya! 

Dan mungkin masih banyak lagi kalimat yang berseliweran menawarkan cara atau trik untuk menjadi kaya. Mengapa trik atau cara menjadi kaya begitu menarik minat banyak orang? Jangan katakan bahwa anda tidak ingin kaya! Dan mengapa pula banyak orang ingin menjadi kaya?

Banyak strategi marketing menawarkan cara ‘menjadi kaya’ untuk memikat massa. Misal memasarkan apartemen. “Jika anda membeli apartemen kami, anda membeli suatu investasi. Lima tahun ke depan apartemen yang anda beli bisa menjadi peluang bisnis menjanjikan.” Bagaimana perasaan anda saat sales menawarkannya sambil berkata demikian?

Bahwa ternyata menjadi kaya adalah impian banyak orang. Dan itu wajar! Cara ini ampuh bagi marketing untuk mengikat pelanggannya. 

Strategi menjual properti dengan menjanjikan masa depan yang cerah juga salah satu cara yang mujarab. Ini alasan yang dapat ditemukan dalam buku ‘Why we want you to be rich’ yang ditulis Trump dan Kiyosaki. Anda pun tahu siapa Trump saat ini? Yups, Presiden USA.

Menjadi kaya bukan pilihan, bukan pula takdir, bukan pula keharusan namun tawaran. Ini kunci dari strategi marketing bisnis yang menjanjikan massa bahwa kaya akan terjadi bilamana anda melakukan proses sebagaimana yang ditawarkan. Jangan berpikir anda akan mendapatkan hasil menjadi kaya bilamana anda tidak melewati proses kesabaran tahap demi tahap. So menjadi kaya bukan instan, seperti mantra tentunya. Tetapi apakah menjadi kaya nantinya? Belum tentu. Dan ini juga belum tentu dijawab mudah oleh para sales marketing. 

Menurut pendapat saya, siapa pun adalah normal dan naluriah bilamana ingin menjadi kaya. Cara strategi marketing ini sudah baik. Namun bagaimana menjadi kaya bilamana tidak bahagia, ya ‘kan? 

Sebaiknya saat memutuskan menjadi kaya, pertama-tama jadilah bahagia. Ini yang seharusnya diperhitungkan dalam melakukan strategi marketing. Buatlah pelanggan anda bahagia sebelum memutuskan memenuhi tawaran anda! Apa itu? Menjual apa yang dibutuhkan pelanggan, bukan menjual keinginan menjadi kaya.

Ada pendapat?

Advertisements

Categories: COMMUNICATIONS

Tagged as: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.