Ingin Makan Murah di Jerman? Datang ke Imbiss!

Posted on October 28, 2017

6



Gerai imbiss Asian Food menjual bakmi goreng kemasan praktis dan diberi garpu plastik. Ini ukuran kecil dengan sayuran harga kisaran kurang dari 3€.

Di imbiss Asian Food disiapkan tempat duduk sederhana jika ingin makan langsung. Total makan berdua hanya kisaran 10€ dibandingkan makan di restoran bisa mencapai 30€. 

Gerai imbiss yang menjual pizza, harga 5€ sementara di Italia mungkin hanya kurang dari 2€.

Imbiss yang jual kacang, gula-gula dan aneka manisan lainnya.

Imbiss (kanan) yang menjual döner dan burger seperti foodtruck tampak belakang.



Jika di Indonesia ada warung makan kaki lima, warung tenda atau gerobak keliling maka di Jerman ada istilah Imbiss. Imbiss semacam tempat menjual makanan kecil yang berada di jalanan, outdoor atau indoor. Anda tidak mungkin menemukan imbiss seperti layaknya restoran yang besar dan nyaman. Meski terkadang ada imbiss yang memiliki tempat duduk untuk menikmati makanan yang baru saja anda beli, namun ini tidak seperti di restoran. Kebanyakan imbiss juga tidak memiliki tempat duduk untuk menikmati makanan yang dibeli. Itu berarti pembeli menikmati makanannya tidak di tempat.

Apakah imbiss bisa disebut restoran cepat saji? Tanya saya pada beberapa teman orang Jerman. Tidak bisa disebut imbiss seperti layaknya gerai fast food seperti yang anda kenal produk dari negeri Paman Sam. Karena makanan yang tersedia di imbiss meski terbilang disajikan secara cepat namun ini bukan makanan junk food. Anda bisa menemukan gerai imbiss makanan asia seperti mie, dönner atau makanan dari Italia seperti pizza. Ada juga gerai imbiss untuk makanan Jerman seperti curry wurst, thürienger dan rost bratwurst. Intinya imbiss menyajikan pelayanan yang cepat kala banyak orang Jerman tak punya waktu untuk memasak atau di sela kesibukan bekerja saat makan siang tiba.

Jika di restoran, anda akan menemukan dekorasi mewah dan suasana yang nyaman maka di imbiss anda mungkin terpaksa makan sambil berjalan atau makan di tepi jalan. Ini menjadi pilihan bagi mereka yang bekerja dan tak punya cukup waktu untuk makan siang. Dengan perbandingan tersebut, tentu harga porsi makanan yang ditawarkan di imbiss jauh lebih murah ketimbang di restoran. Misalnya saya pesan bakmi goreng. Di sini ada bakmi goreng juga dengan rasa kurang lebih sama seperti di Indonesia. Harga di imbiss mulai dari 2,5€ hingga 7€ sedangkan di restoran bisa lebih dari 10€. Perbedaan harga seporsi bakmi goreng di imbiss bisa disebabkan ukuran porsi yang dipilih dan campuran bakmi yang dikehendaki.

Contoh imbiss di Italia, yang menjual hot dog, es krim dan lainnya.

Gerai imbiss ini mungkin juga bisa anda jumpai di wilayah Eropa lainnya. Semisal di Italia, mereka juga punya imbiss tetapi penyebutannya mungkin berbeda. Di italia, imbiss biasa menjual es krim, pizza dan minuman. Sedangkan di Swiss, penyebutan imbiss berasal dari schnellimbiss. Sebagian penduduk Swiss berbahasa Jerman. Schnell diterjemahkan menjadi ‘cepat’ dan imbiss diterjemahkan menjadi ‘snack’ atau ‘kudapan’. Karena terlalu panjang, mereka lebih suka menyebutnya imbiss saja.

Menurut saya harga makanan di imbiss lebih murah dibandingkan di restoran. Pertama, seperti yang saya katakan harga untuk sewa tempat tidak sebesar seperti restoran yang memerlukan tempat yang luas berikut furniture. Ini tentu sudah menghemat biaya yang tidak dikenakan pada porsi makanan. Kedua, sebagian besar imbiss tidak ada pramusaji seperti restoran. Dalam melayani pelanggan mungkin hanya satu atau dua orang dalam satu gerai. Itu pun tugas mereka kadang memasak, meracik makanan, melayani tamu, menerima pembayaran sekaligus merapihkan dan membereskan dagangan mereka. Sementara di restoran tentu butuh lebih dari dua orang untuk melakukan banyak tugas tersebut seperti koki masak, pramusaji, staf kebersihan dan mungkin manajer restoran.

Apakah anda punya pengalaman lain soal makan di gerai seperti imbiss? Silahkan berbagi di kolom komentar!

 

Advertisements