Schärding, Kota Baroque Bersejarah di Austria Nan Cantik (1)

Posted on November 3, 2017

2



Jembatan lama bersejarah berusia ratusan tahun yang masih dipertahankan. Penghubung Jerman dan Austria.

Benteng pertahanan. Selamat datang di Baroqoestadt, Schärding!

Monumen sebagai penghormatan bagi para pahlawan yang gugur di medan pertempuran.

Dilambangkan dengan patung Santo Yohanes yang berkuda, sebagai penghormatan pada mereka yang gugur pada periode 1914-1918 dan 1939-1945.

Taman Kastil ditandai patung Santo Florian.

Pemandangan sekitar kastil.

Di atas anda akan melihat jembatan baru yang lebih umum digunakan, dibandingkan jembatan lama.

Replika meriam yang digunakan saat perang.

Desain kastil yang dimaksud. 

Arena bermain untuk anak-anak di taman kastil.

Sumur pengaturan irigasi. Jika dipencet tombol merah, akan ada audio diperdengarkan tentang sejarah kastil.

Konon Raja Ludwig VII pernah berada di sini.

Castle Gate.

Penanda Castle Gate.

Gerbang kastil tampak muka.

Anda bisa berfoto di sini layaknya prajurit jaman dulu abad 15.

Saya pernah mengulas perbatasan Jerman – Austria sebelumnya yang dimulai di kota Schärding. Jika dari Niederbayern, kota ini termasuk berbatasan langsung yang ditandai dengan sungai untuk membedakan wilayah Jerman dan Austria. Karena libur pada tanggal 31 Oktober 2017 sebagai perayaan 500 tahun Reformasi Gereja maka saya dan suami berkunjung ke negara tetangga, yang kebetulan tidak libur pada tanggal tersebut.

Baca https://liwunfamily.com/2017/07/10/menjangkau-perbatasan-jerman-austria/

Asal nama Schärding konon berasal dari kata ‘Scardinga’ sebagai area pertanian. Tentu wilayah ini subur karena dekat dengan perairan. Hal ini pernah disebut dalam sejarah pada tahun 804. Namun sayangnya kini anda tidak lagi menemukan pertanian tetapi sebuah kota kecil bergaya baroque yang cantik.

Jika anda datang dari Neuhaus, Jerman maka anda harus melewati jembatan dari batu granit yang masih kokoh hingga sekarang. Dulu sebelum ada wilayah Uni Eropa tentu di dekat jembatan akan ada pos pemeriksaan identitas diri sebagai area perbatasan dua negara. Kini tak ada lagi pemeriksaan, namun pemerintah Austria masih membiarkan pos perbatasan sebagai tour information. Sungguh cantik akan terlihat dari jembatan sebuah benteng pertahanan yang menyimpan sejarah saat perang dunia pertama dan perang dunia kedua. Jembatan dibuat tahun 1310 dengan panjang mencapai 250 meter. Setelah berakhirnya perang dunia kedua, jembatan direkonstruksi ulang.

Sekarang anda tiba di Schärding, dengan melihat sebuah benteng pertahanan dan kastil tua. Ada sebuah monumen Kriegsmahnmal atau War Memorial sebagai penghormatan kepada pahlawan yang gugur. Tertulis di situ periode perang dunia pertama 1914-1918 dan perang dunia kedua 1939-1945. Simbolnya ditandai patung Santo Yohanes, dibuat tahun 1958. 

Dari sini, silahkan anda naik tangga menuju Schlosspark atau Castle Park. Tentunya kelelahan menyusuri undak-undak benteng pertahanan terbayarkan untuk mengamati keindahan sungai dan wilayah Jerman yang berada di seberang sungai. Benteng pertahanan ini memang dibangun untuk memata-matai musuh. Anda juga akan menemukan replika meriam yang digunakan pada jaman perang. Taman ini dibuat bergaya baroque pada abad 17. Di tengah taman kastil ada patung Santo Florian.

Ada taman cantik untuk mengamati keindahan dari atas. Baru-baru ini tempat ini dijadikan semacam love locked garden. Terlihat pasangan yang datang menandai dengan kunci bertuliskan nama mereka dan membuang kunci ke sungai. 

Love locked garden.

Selanjutnya anda akan melihat Burgbrunnen atau Castle Well yang dibuat pada tahun 1225 lalu direkonstruksi lagi tahun 1499. Di depannya ada semacam sumur yang katanya dulu dijadikan pusat pengaturan irigasi. Kastil yang tua pun sudah tak terawat lagi karena pernah terbakar. 

Kini bangunan tersebut baru-baru ini diresmikan sebagai Event Center. Keluar dari kastil, anda akan menemukan semacam Castle Gate atau Schlosstor seperti biasa yang dijumpai dalam film-film ksatria jaman dulu. Bagian ini kini menjadi museum. Di sini pula anda akan menemukan jubah prajurit sekitar abad 15 yang menandai gerbang kastil. Anda bisa berfoto di sini gratis. 

Kunjungan masih bersambung di artikel berikutnya😁

Advertisements
Posted in: TRAVELING