11 November: Hari Lajang atau Hari Kesetiaan. Pilih Mana?

Posted on November 11, 2017

7



Kontak jodoh di salah satu surat kabar terbitan mingguan di Jerman. Dokumen pribadi.

Apa yang anda lakukan pada hari ini? Apa yang terjadi pada hari ini? Hari ini adalah 11 November, adakah yang spesial? Pastinya menjadi istimewa jika anda masih lajang dan sedang sendirian. Namun tak menutup juga bagi mereka yang sudah berpasangan untuk merayakan kesetiaan bersama pasangannya. 

Apa yang terjadi?

Di negara Tiongkok pada tanggal ini setiap tahun dirayakan hari lajang, sebagai kebalikan dari hari Valentin yang dirayakan 14 Februari.

Baca https://liwunfamily.com/2014/02/09/hari-valentin-valentine/

Mengapa tanggal ini jadi hari lajang? 

Coba saja lihat tanggal pada hari ini, terdapat empat angka 1 yang disebut
“Guanggun Jie” yang dalam bahasa slang setempat disebut “lajang” atau bujang. Yups, tanggal 11 November dirayakan bagi mereka yang lajang untuk bersosialisasi sambil menikmati kesendiriannya. Prinsipnya, ‘I am single and very happy‘ seperti judul lagu.

Setiap perayaan selalu ada industri kaum kapitalis yang memanfaatkannya. Benar saja, di Tiongkok sendiri pada tanggal ini dijadikan kesempatan sebagai “shopping day”. Istilahnya, silahkan menikmati kesendirian dengan berbelanja sepuas hati. Mereka bisa memanfaatkan berbelanja online yang meraup keuntungan fantastis cuma pada hari ini.

Selain pemberian hadiah, industri yang muncul dan semarak di hari lajang ini adalah restoran dan menu bagi si lajang untuk menikmati makanan istimewa. Ada restoran sampai menyediakan boneka Tedy Bear yang besar menemani si lajang menyantap hidangan istimewa. Menarik idenya!

Meningkatnya jumlah orang yang masih lajang dari tahun ke tahun, di tanggal ini juga dimanfaatkan banyak situs online biro jodoh. Sebuah situs kontak jodoh bahkan merayakan hari ini sebagai hari istimewa dan mengudang lajang untuk bertemu satu sama lain.

Jadi fenomena masih ‘jomblo’ ternyata tidak hanya berlaku di Indonesia saja ya, bahkan sampai dirayakan secara meriah di Tiongkok sana. Sebenarnya setiap negara punya tradisi masing-masing, tak melulu valentin atau pesta bagi si lajang. Namun dunia industri lagi-lagi diuntungkan secara komersial baik itu pernak-pernik maupun makanan untuk merayakannya.

Lalu memang hanya yang lajang saja merayakannya? 

Tidak juga. Banyaknya angka satu di tanggal ini menandakan dapat menyatakan cinta hanya kepada ‘satu’ orang di hari ini. Sebagai bukti cinta sejati karena hanya ‘satu-satunya’ yang dicintai di dunia. Seperti dua sisi mata uang, satu sisi angka 1 dipandang untuk lajang merayakan kesendiriannya. Sisi lain, mereka yang sudah punya pasangan merayakan kesetiaan sebagai simbol hanya satu saja pasangan yang dimiliki. 

Semua pilihan di tanggal ini tergantung anda. Kira-kira anda pilih yang mana?

Well, good to know ya
๐Ÿ˜‰

Advertisements
Posted in: OPINION