ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Bierne, Manisan ala Jerman: Membuat Manisan Buah Pier

Buah pier yang berbentuk manisan dan berkuah manis.

Jika sudah membuatnya, pastikan disimpan dalam toples gelas dan tertutup rapat. Tidak ada udara.

Manisan buah pier juga harus disimpan dalam ruangan yang dingin agar tahan lama, tetapi bukan dalam lemari pendingin.

Buah pier adalah salah satu buah yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh hingga mencegah kolesterol. Buah pier ini berbeda dari apel. Mengapa? Buah pier kaya akan serat dan kandungan air dibandingkan apel. Itu sebab makan buah pier akan terhindari dari kondisi kekurangan cairan.

Anda percaya bahwa saya baru saja mengunyah buah pier yang dikupas sejak 6 tahun lalu. Saya diundang makan siang oleh ayah-ibu mertua di sini. Makan siang tersebut memang makanan berat khas masakan tradisional dan tanpa sayur. Untuk menambah nutrisi dan serat dalam tubuh, ibu mertua menyuguhkan manisan buah pier. Aha! Saya baru mendengar dan makan manisan buah pier. Ternyata buah pier pun bisa dibuat untuk manisan.

Saya tidak terlalu suka buah pier karena rasanya terkadang tak semanis buah lainnya. Lalu saat saya mencicipi manisan ini, rasanya enak dan manisnya cocok. Kata ibu mertua, manisan buah pier yang disajikan ke saya ini sudah dibuat sejak 6 tahun lalu. Astaga! Buah pier tetap berasa enak saat disantap meski sudah bertahun-tahun pembuatannya.

Jika tidak ada buah saat makan di rumah, tidak ada salahnya menggantikannya dengan manisan buah pier. Selain awet dan bertahan lama, tentu tubuh perlu buah-buahan yang kaya serat seperti yang manisan buah pier.

Khasiat buah pier dalam bentuk manisan pun tak berkurang. Malahan bagi anda yang sedang diet atau mengurangi bobot tubuh, silahkan mencoba mengkonsumsi buah pier atau membuatnya seperti manisan. Saya coba mencicipi manisan buah pier ternyata saya sudah merasa kenyang. Jadi makan siang pun tak perlu banyak. Asalkan tubuh sudah tercukupi nutrisi dari kadar air yang dihasilkan dari manisan buah pier, rasanya tak perlu makan banyak.

Saya pun penasaran bagaimana pembuatan buah pier kepada ibu mertua. Akhirnya saya diberitahu. Langkah membuatnya mudah sekali. Siapa tahu anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

Bahan yang diperlukan:

  1. Buah pier.
  2. Gula pasir.
  3. Air masak.
  4. Toples penyimpanan.

    Cara membuat:

    1. Kupas kulit buah pier. Buang bijinya. Potong buah pier seperti pada gambar. 
    2. Cuci buah pier dengan air bersih.
    3. Masak air dalam panci sesuai kebutuhan anda. Tambahkan gula. Sebaiknya coba dulu rasa dari air tersebut, apakah manisnya cukup?
    4. Jika manisnya sesuai seperti yang anda inginkan, masaklah dalam panas 80 derajat celcius. Anda bisa mengukurnya dengan termometer khusus.
    5. Jika sudah 80 derajat, matikan api. Lalu masukkan buah pier yang sudah terpotong dan tercuci bersih. Diamkan hingga dingin.
    6. Jika sudah dingin, masukan dalam wadah toples kaca seperti pada foto. 

    Saran penyajian

    Agar tetap awet sebaiknya simpan manisan buah pier tidak di dalam kulkas. Simpanlah di area yang dingin! Sebagai misal ibu mertua menyimpannya di ruang bawah rumah atau di Jerman disebut ‘Keller.’ Selain itu pastikan wadah toples terbuat dari kaca atau berbahan beling. Wadah toples juga yang tertutup rapat dan kedap udara. 

    Selamat mencoba!

    Advertisements

    4 replies »

    1. Hah? Sdah sjak 6 thn lalu, tp ttp terasa enak? Benar2 unik. Kok bs ya?

      Klau gak ada termometer kyaknya sulit ya ngukur suhunya, aplg klau di kampung kyak sy ini, 😂😂
      Manisan buah pier ini kyaknya emang pas buat yg di kota ya…

      Liked by 1 person

    2. Tiap hari posting makanan2 enak.. meskipun saya kenyang jadi lapar lagi.. 😁

      Gimana mbak, kalo sekali-kali posting tentang cara belajar bahasa jerman.. 😃
      Nah,, jadinya sebagai sahabat pena yg baik, saya akan kursus bhs jerman melalui tulisan2 anda.. 😁

      Liked by 1 person

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    w

    Connecting to %s

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.