Winterlicher Blatsalat und Consumè vom Steinpilz: Makan Malam Kreasi Natal ala Hotel (1)

Pohon cemara berhias atribut Natal di hotel.

Pilihan menu istimewa dalam daftar di sini.

Suatu kali saya dan suami makan malam di hotel dalam edisi menjelang Natal. Pastinya ada menu berbeda yang ditawarkan ketimbang makan di rumah. Perbedaannya tentu soal rasa dan tampilan yang menggiurkan. Menarik mata dan sensasi rasa!

Dalam edisi menjelang Natal, pilihan di buku menu pun istimewa. Begitu istimewanya sehingga saya akan membuatnya berseri dua bagian. Jadi saya mendapatkan empat sajian mulai dari minuman dan roti pembuka hingga makanan penutup. 

Minuman pembuka.

Roti di awal, toppingnya adalah butter.

Untuk kali pertama yang saya muat adalah salat dengan nama lengkapnya yang keren, kleiner Winterlicher Blattsalat in Kürbiskerndressing mit gerösteten Nüssen. Ini adalah sejenis salat di musim dingin dengan dressing seperti biasa mayonnaise dan taburan kacang sebagai topping. Rasanya sudah pasti enak.

Jadi salat dan roti disajikan sebagai makanan pembuka bersama minuman alkohol sesuai pesanan. Namun saya bisa memesan minuman tanpa alkohol juga, seperti air mineral favorit saya tentunya. Tamu juga bisa memesan soft drinks sesuai keinginan jika suka. Tips pertama yang didapat, makanlah salat sebagai hal pertama bukan sebagai penutup!

Salat yang dimaksud.

Puas makan salat, pramusaji datang lagi mengambil piring salat dan menata meja makan. Layaknya hal yang perlu diperhatikan dalam table manner. Kali ini pramusaji menempatkan sendok sup di atas meja. Pikiran saya pun langsung terbayang bahwa makanan selanjutnya pasti berkuah.

Selang beberapa lama, pramusaji datang lagi membawa sajian berbeda. Semangkuk kecil roulade dengan kuahnya yang berwarna kecoklatan. Nama makanan selanjutnya adalah Consumè vom Steinpilz mit Sherry und Pistazien-Crèpe-Roulade. Lengkap! Dari asal nama maka makanan ini semacam roulade daging. Rasanya hangat di tenggorokan, apalagi di luar suhunya minus 2 derajat. 

Rouladesuppe yang dimaksud.

Di mangkuk hanya tersedia dua roulade namun cukup mengenyangkan. Kuahnya menyegarkan membuat siapa pun ingin menikmati makanan ini perlahan demi perlahan. Tips kedua, seni menikmati makanan adalah makanlah perlahan-lahan dan kunyah selama mungkin!

Pramusaji datang dan bertanya rasa makanan. Saya pun sigap menjawab dalam bahasa Jerman bahwa makanan ini enak. Mereka pun tersenyum senang sambil merapikan alat makan saya. Makanan selanjutnya akan segera dihidangkan.

Nantikan edisi kedua makanan ini!❤

Advertisements


Categories: ALL ABOUT DEUTSCHLAND, FOOD

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: