In Glühwein geschmorte Ochsenbacke und Halbgefrorenes von der Zwetschge: Makan Malam Kreasi Natal Ala Hotel (2)

Ilustrasi.

Music performance.

Daftar menu bertemakan Natal.

Melanjutkan pos sebelumnya tentang malam malam di hotel yang bertemakan Natal, maka saat ini saya membahas makanan utama dan hidangan penutup.

Baca https://liwunfamily.com/2017/12/03/winterlicher-blatstsalat-und-consumme-vom-steinpilz-makan-malam-kreasi-natal-ala-hotel-1/

Usai pramusaji menarik semua peralatan makan yang kotor, mereka menuangkan minuman air mineral lagi ke dalam gelas saya. Lalu mereka menata kembali meja makan di hadapan saya. Kemudian mereka datang membawakan peralatan makan yang baru seperti garpu dan pisau. Ini adalah makanan utama.

Sambil kami menikmati obrolan santai, kami menunggu pramusaji menghidangkan utama bertemakan Natal. Nama lengkap makanan ini adalah In Glühwein geschmorte Ochsenbacke auf Kartoffel-Meerttichstampf, geschmolzenen Zwiebeln und feinern Schmorgemüse. Panjang nama menu berikut ini, hingga membuat saya puas dan cukup kenyang malam itu. 

Bagaimana menurut anda bila mengetahui nama makanan tersebut?

Makanan utama.

Glühwein biasa disajikan kala musim dingin tiba di Jerman. Di gerai pasar menjelang Natal atau Christkindlmarkt, kita akan mudah menemukan minuman hangat di tenggorokan ini. Atau anda juga bisa membeli bebas di supermarket dan menikmatinya di rumah. Makanan utama bertemakan Natal ini, terbuat dari daging sapi dengan kentang tumbuk sebagai pelengkap. Rasanya mengenyangkan dan nikmat sekali. 

Daging sapinya lembut dan warna hitam kecoklatan berasal dari kuahnya. Ini mungkin berasal dari glühwein. Lalu ditaburi bawang goreng menambah citarasa makanan ini. Sempurna!

Makanan utama selesai disantap. Pramusaji datang lagi merapikan peralatan makan di meja. Mereka bertanya soal rasa makanan kemudian saya pun menjawab dengan wajah sumringah. “Geshmack gut?” tanya salah seorang pramusaji dalam bahasa Jerman pada saya. Respon saya pun sudah menunjukkan saya puas dengan hidangan utama malam itu.

Eits, masih ada hidangan penutup yang menjadi dessert malam itu. Meski perut saya sudah tak muat lagi menampung namun saya penasaran dengan penutup hidangan tersebut. Pramusaji pun datang membawakan serbet baru dan sendok kecil. 

Makanan penutup.



Pramusaji lain datang menghidangkan semangkuk kecil es krim dengan taburan kacang walnus. Lanjut menunya adalah Halbgefrorenes von der Zwetschge mit lauwarmen Zimtschaum und Walnusskrokant. Meski di luar dingin sekali namun ruang dalam yang hangat membuat siapa saja menyukai hidangan penutup ini. Es krim yang nikmat.

Semoga anda terkesan dengan menu yang saya ceritakan dari pos pertama dan kedua! 🌲

Advertisements


Categories: FOOD

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: