ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Taj Mahal Traditionalles Indisches Restaurant, Restoran India: Rekomendasi Tempat (5)

Taj Mahal, Restoran India di Jerman.

Restoran tampak depan.

Di dekat pintu masuk.

Di dalam restoran.

Nasi.

Di Jerman, saya dan suami bisa memulai petualangan rasa kala kami diundang untuk makan bersama di restoran India. Suami mendapatkan undangan makan dari kolega bisnisnya pada hari minggu. Kami tidak keberatan undangan makan di restoran India karena kebetulan mereka adalah pasangan dari India. Mereka menetap di Jerman dan membuka sebuah usaha.

Restoran India yang direkomendasikan berikut bernama Taj Mahal, terletak di Bad Fussing Bavarian. Dari nama saja sudah terdengar seperti sebuah tempat populer yang jadi destinasi wisata turis ke India. Memasuki restoran ini pun, suasana figur khas India pun sudah mulai nampak. Selain itu, kita pun dapat mendengar sayup-sayup lantunan lagu berbahasa India. Menarik sekali!

Restorannya tak besar namun suasana di dalam seperti layak di rumah. Pramusaji dan Chef yang memasak pun adalah pria asal India. Chefnya juga ramah dan menanyakan bagaimana rasa masakan yang dicicipi usai kami selesai makan. Pramusaji pun memperhatikan detil kebutuhan para tamu dengan baik.

Tandoori chicken legs.

Ini mungkin sausnya.

Siap disantap.

Saya pilih ayam Tandoori Chicken Legs yakni makanan tradisional dari ayam khusus bagian paha atas dan bawah yang dimasak dengan bumbu rempah, yang kemudian disebut tandoori. Penampakan makanan ini mirip seperti ayam bakar di restoran padang yang biasa saya makan di Jakarta. 

Saya pernah menyaksikan saluran kuliner tentang bagaimana mereka memasak ayam tandoori ini. Mereka memasak dengan sistim dipanggang di wajan tanah liat. Ayam diletakkan di dinding wajan sehingga rasa makanan benar-benar terpanggang baik, tidak gosong. Selain cara memasaknya yang unik, apa yang membuat enak juga adalah bumbu yang dilumuri dalam ayam. Menurut saya, tandoori chicken legs benar-benar lezat.

Untuk menyantap empat potong ayam tandoori yang disajikan, ada semacam sambal menurut saya yang terasa seperti bumbu kari yang kental. Ini semacam saus yang terpisah. Lalu di dalam piring, ada salat sayuran seperti biasa. 

Fish Masala dengan sausnya.

Fish masala.

Selanjutnya, suami memesan Fish Masala. Makanan ini adalah tentang ikan laut yang diberi bumbu rempah yang kemudian disebut masala. Masala ini yang membuat rasa ikan laut yang disajikan benar-benar nikmat. Saya mencicipinya, memang rasa bumbu masala dan bumbu ayam tandoori berbeda meski terlihat sama-sama berwarna kuning oranye begitu. 

Begitulah hasil menikmati masakan India di Jerman. Restoran bersih dan nyaman. Karyawan yang bekerja di sana juga ramah khas orang-orang Asia pada umumnya. 

Apakah anda punya pengalaman menikmati kuliner dari negeri India?

Advertisements

9 replies »

  1. Anna
    Hi again and writing about cuisine and I love Mediterranean food, I’m spaniard as Mexican or Hindi cuisine, only problem be heavy spices and you could be victim of shingles in future times as lots of mexicans. I love ginger and Tandoori chicken…
    My Sweet Anna, hungry again and only culprit was a Herman woman…
    Thanks and bon appetite & Prosts
    🍻🍻🍻

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.