FOOD

Tortellini Emiliana: Makanan Khas Italia (2)

Tortellini Emiliana.

Disediakan keju parmesan tambahan jika suka.

Orangensaft.

Selamat datang bagi pecinta menu kuliner Italia! Saya bagikan pengalaman menikmati makanan khas negeri Italia. Saat suami berbisnis di suatu area, terpaksa saya menunggunya di restoran Italia. Restoran dalam bahasa Italia disebut Ristorante.

Saya ingin mencoba sesuatu yang berbeda dan belum pernah saya coba sebelumnya. Saya pun memesan tortellini. Tortellini Emiliana mit Fleischsoße, parmesankäse, peperoncini und Sahne adalah nama masakannya. Singkatnya adalah tortellini emiliana seperti nama orang. 

Tortellini sesungguhnya sejenis pasta atau mie dalam bahasa Indonesia, hanya saja berbentuk yang berbeda. Bahan pembuatan pasta juga sama, hanya dibentuk menyerupai pangsit yang indah. Ada yang mengatakan tortellini berbentuk mirip kura-kura. Konon di abad 17, banyak bangunan di Modena, asal wilayah tortellini banyak arsitektur bangunan bermotif kura-kura.

Diberi tambahan nama Emiliana, karena sesungguhnya di wilayah Emilia, Italia merupakan pencipta kreasi makanan ini. Letak Emilia di Modena tak jauh dari Bologna. Bisa jadi makanan ini bercitarasa seperti spagheti bologna. Itu pemikiran saya mencari tahu asal makanan sambil pesanan saya pun dibuat.

Ketika saya akan memesan, pramusaji berbahasa Jerman meyakinkan saya bahwa makanan ini pedas. Saya merespon tak masalah sebab saya suka makanan pedas. Padahal setelah saya mencobanya, makanan ini tak seberapa pedas dibandingkan makan bebek penyet di warung langganan saya di Jakarta.

Selang tak lama memesan, minuman saya datang terlebih dulu. Segelas orangensaft, yakni minuman jus jeruk yang menyegarkan. Meski di luar dingin namun saya memastikan jus jeruk akan mengatasi rasa pedas makanan yang akan disantap. Pramusaji juga meletakkan pisau, garpu dan sendok. Di sebelahnya, ia meletakkan wadah berisi keju parmesan yang sudah diparut. 

Yups, tortellini saya sudah selesai dimasak. Makanan ini lebih berasa saus yang kental dari krim dan berbumbu saos cabai. Itu sebab disebut peperoncino und sahne. Menurut saya, porsinya lebih dari mengenyangkan. Fleischsoße di sini lebih pada saus daging sapi yang diiris kecil-kecil terselip di antara tortellini. Saya kenyang!

Jika merasa masih kurang keju parmesan, anda bisa menambahkan sendiri sesuai selera sebagaimana yang tersedia di meja. Rasanya menurut saya enak sebagaimana pasta atau spagheti pada umumnya. Kelezatannya bukan pada tortellini tetapi bagaimana koki dapat membuat saus yang enak untuk dinikmati setiap tortellini.

Penasaran ingin mencobanya?

Advertisements

4 replies »

  1. Anna

    Wow italian cuisine , it just simply a sin to human beings, lots of succulent foods from the italian gastronomy and according to the italian word cuisine is Delizia! and spitting our forks, a nice italian food could be resuciting a dead man…
    Besides as dessert a tiramisu and expresso coffee… wow I´m hungry

    Take care and good night
    David

    Liked by 1 person

    • Hey David,

      Do you like Italian cuisine? Wow! I love tiramisu also. Eat tiramisu is like art on my mouth hahahaha…

      How about your dinner? Enjoy your meal there!

      Prost🍻

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.