ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Mengamati Gaya Arsitektur Gereja Katolik di Bavaria, Jerman: Gaya Baroque (1)

 

IMG_0515

Salah satu ciri bangunan baroque yang terkenal di Bavaria ditemukan di Frauenkirche, Munich (kubah kembar berwarna hijau). Sumber Foto: Dokumen pribadi.

 

 

wp-image-979286989

Menandai ciri bangunan baroque pada Gereja Katolik adalah kubahnya, seperti pada foto di atas. 

 

 

20170705_163538

Dom St. Stephan di Pasau, juga bercirikan baroque.

 

 

wp-image-1558792398

Basilika Santa Anna, Altötting.

Saya paling suka mengamati apa saja yang saya temukan, termasuk bangunan-bangunan di Eropa yang masih bertahan meski sudah lama didirikan. Salah satu gaya arsitekur yang menarik mata saya adalah Gereja Katolik. Di tiap desa atau kota di wilayah Bavaria pasti ditemukan Gereja Katolik. Itu sebab negara bagian ini berpenduduk mayoritas Katolik.

Gereja Katolik yang saya kunjungi selalu saya perhatikan corak bangunan. Sejarah pendiriannya biasa saya jumpai dalam prasasti di sekitar Gereja. Itu artinya Gereja sudah didirikan berabad-abad lalu. Meski Gereja Katolik di sini tak sebesar Gereja saya di Jakarta, mungkin itu berdasarkan pertimbangan jumlah umat pada masa pendiriannya. Sedangkan Gereja Katolik di paroki saya di Jakarta misalnya bisa menampung hingga ribuan umat.

Ada dua gaya bangunan yang dominan pada Gereja Katolik di Bavaria yakni bercirikan baroque dan gothic. Lalu hampir sebagian besar, Gereja Katolik yang saya kunjungi, sekali lagi yang saya kunjungi, jadi bukan angka statistik alias tidak obyektif. Bahwa kebanyakan bentuknya bergaya baroque.

 

wp-image-3280717

Trevi fountain, bangunan fenomenal ciri baroque di Roma, Italia. 

 

Gaya ini dimunculkan Gereja Katolik pada periode abad 15 hingga 18, dimulai dari Roma, Italia. Salah satu bangunan baroque terkenal yakni trevi fountain sebagai contoh bangunan baroque pada taman kota. Di Jerman gaya arsitektur ini pun diadopsi pada pendirian Gereja Katolik, pada abad 17 hanya untuk sebagai ciri Gereja Katolik.

Saya bukan seorang arsitek tetapi saya suka mengamati. Bahwa bangunan bercirikan baroque selalu memiliki kubah yang sama. Lengkungan dan bentuknya mirip. Ini mengingatkan pada kubah kembar Frauenkirche yang juga jadi landmark kota Munich, ibukota negara bagian Bavaria. Bercirikan baroque terkadang juga dilengkapi lukisan fenomenal yang indah pada dinding sekitar altar atau langit-langit. Namun Gereja Katolik di tempat tinggal saya sekarang yang sederhana, tidak ada lukisan seperti itu. Namun Gereja tersebut bercirikan baroque.

 

wp-image-1740115703

Salah satu ciri lain dari bergaya baroque di Gereja Katolik adalah lukisan di dalam. Ini di Basilika Santa Anna, Altötting.

 

Bangunan bercirikan baroque dipopulerkan Gereja Katolik pada masa itu untuk membangkitkan emosional secara spiritual pada umat yang datang. Itu sebab sekitar di dalam Gereja dihiasi oleh lukisan tentang bagian dari Alkitab atau tokoh-tokoh orang kudus lainnya.

Ciri berikutnya adalah bergaya gothic akan saya jelaskan pada artikel berikutnya.

Advertisements

5 replies »

  1. Dari foto-foto di atas saya berusaha memahami gaya Baroque…Sudah sering membaca tentang gaya arsitek ini namun tak berusaha memperhatiian lebih detail. Tulisan yang bagus Mbak 🙂

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s