ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Kalte Bratenplatte, Haslinger Hof Bavaria: Rekomendasi Tempat (8)

Kalte Bratenplatte.

Disantap bersama roti.

Cola mix, apa itu? Silahkan baca selanjutnya!

Melanjutkan kunjungan saya berwisata kuliner ke Haslinger Hof, saya bagikan menu kedua. Tentu nama Haslinger Hof, tidak hanya sebagai tempat menginap saja. Bahkan seorang kawan di Berlin pun tahu tempat ini sebagai tujuan favorit untuk menikmati sajian kuliner otentik Jerman.

Salah satu hal yang menarik dari tradisi Bavaria adalah kalt essen, seperti yang pernah saya tulis di sini

Baca https://liwunfamily.com/2017/08/27/kalt-essen-makanan-dingin-ala-jerman-tak-perlu-dimasak/

Bagi saya yang berasal dari Indonesia, saya terbiasa makan dalam kondisi hangat. Begitu pun saat saya ngobrol dengan teman asal Rusia, yang menurutnya terbiasa makan dalam kondisi hangat. Namun di Bavaria, kalt essen adalah bagian dari kebiasaan untuk menyantap makanan. Karena porsinya yang tak besar, tentu akhirnya menyantap kalt essen dilakukan sebagai makan malam.

Pada menu kedua, kami pesan Kalte Bratenplatte, yang juga merupakan kalt essen. Nama lengkap menu ini adalah Kalte Bratenplatte: Sur und Schweinebraten, frisch gebriener Meeretich, Essiggurkerl, dazu Brot und Butter. Tentu ini hanya sekedar menjelaskan apa saja yang akan dapatkan dalam menu tersebut. 

Makanan dingin bukan berarti mentah. Ada yang memang fresh, atau dalam bahasa Jerman dikatakan frisch seperti misalnya ketimun yang disebut Essiggurkerl. Namun sesungguhnya makanan kalt essen sebagian besar sudah masak dan matang, bahkan sudah berbumbu. Jadi tak perlu dimasak kembali. 

Namun makanan tersebut semisal daging yang disebut schweinebraten, sudah diolah dan diberi bumbu. Kemudian disimpan disimpan dalam lemari pendingin sehingga dingin. Jangan bayangkan kalt essen seperti makan es krim!

Awalnya saya sulit sekali menerima makanan dingin dalam perut saya yang terbiasa makan dalam kondisi hangat. Namun ternyata itu bisa menyehatkan juga. Lagi pula makanan kalt essen pada umumnya tidak terlalu banyak bumbu. Umumnya berasa tawar atau asin.

Untuk menambah rasa, di Bavaria ada macam-macam bumbu pelengkap seperti mustard atau meeretich. Meeretich ini boleh dibilang seperti wasabi karena sama-sama berasal dari rumpun tumbuhan yang sama. Cerita tentang wasabi bisa dilihat di sini. Meeretich dan butter juga tersaji di dalam menu kedua tersebut. 

Baca https://liwunfamily.com/2017/07/14/meerrettich-cocolan-semacam-wasabi/

Nah, mungkin anda bertanya karena ada butter? Yups, makanan kalt essen juga ada karbohidratnya yang mungkin bagi kita terbiasa menyantap nasi. Di sini, brot adalah roti yang tidak terasa manis atau asin, terbuat dari gandum. Butter biasanya diolesi di atas roti.

Kalt essen versi lain.

Menarik ‘kan?

Menu kedua dipesan oleh suami. Untuk minumannya, suami pesan cola mix. Ini juga menarik karena tidak ada di Indonesia. Minuman ini adalah coca cola yang dicampur dengan limonade. Terkadang dalam minuman yang dipesan masih dimasukkan lagi irisan lemon. 

Bagaimana menurut anda?

Advertisements

4 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.