ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Landshut, Bavaria (1): Festival Pernikahan “Die Landshuter Hochzeit” yang Bersejarah

Kota Landshut diambil dari atas. Tampak menara Basilika Santo Martin.


Begitu terkenalnya Landshut dengan festival musiman 4 tahun sekali, dimana sepasang pangeran dan puteri menikah, Landshut kerap dijadikan obyek pengambilan foto pre-wedding. Tampak pasangan asal Turki sedang berpose.

Landshut dari sisi lain, tampak Gereja Katolik St. Jodok.


Landshut adalah pusat pemerintahan dari Niederbayern, Bavaria. Kota ini memiliki benteng pertahanan Trausnitz yang memiliki arsitektur menarik mata, berupa tumpukan bata merah bercirikan backsteingotik. Kastil di atas bukit berdekatan dengan benteng pertahanan pun masih terjaga dengan baik hingga sekarang.

Selain itu, menara Gereja Katolik dianggap tertinggi di Bavaria juga begitu terlihat mencolok karena bergaya backsteingotik. Baik kastil, benteng dan gereja tampak masih terawat baik. Tak hanya tempat bersejarah lainnya, banyak orang datang dari seluruh Jerman untuk menyaksikan festival pernikahan tempo dulu, abad 15 yang digelar musiman.

Dari buku seputar Jerman, saya mendapati ada satu festival yang digelar setiap empat tahun sekali. Festival akbar ini mengingatkan pada perayaan pernikahan pangeran dan putri di tahun 1475. Kota Landshut dikenal sebagai kota penyelenggaraan festival empat tahun sekali pernikahan akbar “Die Landshuter Hochzeit” yang pernah ada dan melegenda yakni seorang Pangeran dari Bavaria dengan Puteri dari Raja Polandia pada abad 15. Pernikahan ini semacam politik, yang mempertemukan Barat dan Timur. Pernikahan bersejarah tersebut terdokumentasi dengan baik melalui festival musiman tersebut.

Dokumentasi foto festival musiman yang dimaksud.

Ada yang berperan sebagai pangeran dan puteri sebagaimana layaknya yang terjadi pada abad keemasan, abad 15.


Dahulu perayaan festival ini diselenggarakan setiap tahun, namun pada tahun 1985 diputuskan untuk diadakan setiap empat tahun sekali. Setiap festival melibatkan ribuan orang Landshut mengenakan kostum orang-orang layaknya di abad pertengahan tempo dulu. Semua orang memenuhi jalan utama dan pusat kota Landshut menyaksikan parade bagaimana penyelenggaraan pernikahan pangeran dan puteri tempo dulu digelar. Meriah sekali jika saya lihat dari dokumentasinya.

Jika menyimak sejarah tersebut, mungkin itu sebab di wilayah Landshut terdapat bangunan bercirikan backsteingotik seperti pada Gereja Katolik yang saya ceritakan sebelumnya. Mengapa? Di Polandia, banyak bangunan bercirikan backsteingotik  begitu terlihat mempesona dan menjadi destinasi wisata.

Festival terakhir dilaksanakan pada musim panas tahun ini, kemudian akan dilaksanakan lagi pada musim panas tahun 2021 mendatang.

Cerita Landshut akan berlanjut pada artikel selanjutnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.