FOOD

Gulyàsleves Piros Làbas dan Tejfólós Ubokasalàta: Kuliner Budapest, Hungaria (1)

Gulyàsleves Piros Làbas.

Lihat kuahnya yang berbeda dari goulasch yang biasa saya ulas.

Roti untuk goulasch.


Saya berulangkali memposting goulasch dalam blog ini hingga suatu kali ada seorang pembaca bertanya makanan sejenis apa goulasch itu. Dia bertanya demikian pasalnya goulasch yang saya tampilkan selalu berbeda-beda. Itu sebab variasi goulasch tidak membosankan dan mudah diterima siapa saja. Buktinya, goulasch dari Hungaria bisa mendunia dan populer.

Saat berkunjung ke Budapest, saya pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mencicipi goulasch. Saya cari dalam daftar menu tetapi tidak ketemu hingga pramusaji membantu saya menunjukkannya dalam daftar menu. Nama dalam daftar menu tertulis ‘Gulyàsleves Piros Làbas‘ dengan porsi kecil. Anda tahu meski saya memilih porsi kecil, saya pun tak kuasa menghabiskannya. Artinya, porsi tersebut cukup besar menurut saya, ditambah irisan roti.

Selang lima belas menit, datang pesanan minuman saya yakni green tea, yang diberi tambahan irisan lemon dan madu cair. Setidaknya baik juga untuk tubuh kala saya dan suami terlambat makan siang. Kami berdua baru saja tiba di Budapest, dengan mengendarai mobil pribadi. Suhu di luar sekitar 5 derajat celcius.

Tejfólós Ubokasalàta.


Pramusaji pun menawari saya salat sebagai makanan pembuka. Saya senang karena mengira ini adalah complimentary, baru kemudian saya tahu bahwa salat ini dibayarkan. Di beberapa restoran di Jerman, salat biasa dihidangkan sebagai makanan pembuka namun tidak dikenakan biaya. Ini semacam salat mentimun buatan ibu mertua, hanya saja irisan mentimun ditambahkan mayonaise dan ditaburi paprika bubuk. Hanya mentimun saja dalam salat, yang kemudian disebut Tejfólós Ubokasalàta

Kemudian pramusaji membawa beberapa irisan roti di hadapan saya. Itu berarti saya menyantap goulasch dengan roti. Lalu dia pun bersegera menghidangkan goulasch, sepertinya masih dalam kondisi panas. Isian sup ada kentang, wortel, buncis dan irisan daging sapi. Untuk menikmatinya, tentu bersama dengan roti.

Menurut saya, ini semacam sup daging buatan ibu saya di Jakarta. Hanya saja, kuahnya berbeda dan terasa lebih kaya rempah. Kuah goulasch di sini tidak terasa kental dibandingkan jika saya buat sendiri di Jerman. Soal variasi isi sup, saya pikir itu menjadi kekayaan goulasch sendiri sehingga bisa diterima oleh siapa saja dan dikreasikan menurut citarasa setempat. Misal, saya bisa kreasikan dengan sosis goulasch karena di Jerman ada banyak varian sosis. 

Harganya goulasch sekitar 1400HUF, dinilai dalam mata uang Hungaria. Sedangkan salat mentimun sekitar 750HUF. Meski restoran bisa menerima mata uang Euro, namun pastikan jika anda traveling ke Hungaria maka anda perlu memilikinya juga untuk transaksi lebih baik. 

Untuk menu pilihan suami, akan dilanjutkan pada artikel selanjutnya. Semoga bermanfaat!

Advertisements

Categories: FOOD, TRAVELING

Tagged as: , , ,

1 reply »

  1. A nice Goulash, traditional recipe from the hungarian land and a natural stove when you’re eating. Enjoy in Budapest and yummy desserts in this town !
    Bon appetite and good stay!
    😉😉😉🍻🍻🍻🍷🍷🍷

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.