ALL ABOUT DEUTSCHLAND

6 Januar Dreikönigsfest: Epiphany, Hari Libur di Jerman

wp-image-347231914

6 Januari dirayakan sebagai hari raya Dreikönigen atau tiga raja. Tiga raja tampak di kandang Yesus yang berada di sisi kanan (berjubah ungu dan merah) dan satu lagi di belakang keduanya.

 

6 Januari di Jerman dijadikan hari libur, yang disebut Dreikönige. Hal ini merayakan hari penampakan Tuhan dalam hitungan liturgi Gereja Katolik. Sementara bagi teman-teman asal Rusia dan Kazakhstan yang memeluk Kristen Ortodox maka pada hari ini mereka merayakan hari raya seperti Natal.

Kebanyakan aktivitas sudah mulai padat setelah tanggal 6 Januari di Jerman. Itu artinya 8 Januari besok mulai memasuki hari normal, libur sudah berakhir.

Tradisi 6 Januari masing-masing wilayah di Eropa berbeda-beda semisal di Italia, Spanyol termasuk Jerman. Namun kesamaannya adalah tradisi selalu mengundang minat dan antusias anak-anak untuk terlibat meramaikan.

Anak-anak di wilayah Bavaria dengan mengenakan kostum dan didampingi guru mendatangi rumah ke rumah. Mereka mengetuk pintu. Lalu mereka bernyanyi, ada pula yang mengucapkan doa. Setelah itu, si empunya rumah bisa memberikan coklat atau sesuatu yang manis. Namun kadang terselip pesan donasi di dalam tradisi ini. Akhirnya dengan sukarela, 5€ diberikan. Namun sepenuhnya, ini bukan tuntutan. Umumnya mereka sudah senang saat kita membukakan pintu dan menyambut mereka saat bernyanyi.

wp-image-1057010199

Dua orang anak mengenakan kostum dengan aksesoris seperti raja yang didampingi guru mereka (jubah ungu) datang ke rumah-rumah memeriahkan perayaan hari raya Dreikönigen.

Contoh penulisan di pintu rumah pada tahun 2017.

Bagi saya, anak-anak tidak hanya dikenalkan kepada tradisi saja namun ini melatih kepercayaan diri mereka saat berhadapan dengan orang asing. Pastinya ini masih tentang keramaian anak-anak dengan perayaan coklat atau permen.

Untuk umat yang merayakannya di Gereja maka kami mulai menandai pintu rumah dengan kapur. Di Indonesia, kapur dibagikan usai misa setelah pemberkatan. Di Bavaria, Jerman, tradisi menuliskan kapur bisa dilakukan sendiri. Mereka bisa mengawalinya dengan berdoa, agar tahun ini diberkahi banyak kesuksesan.

Penulisan kapur yakni 20 + C + M + B + 18 yang dimaksudkan bahwa 20 dan 18 adalah angka tahun ini, 2018. Sedangkan C, M dan B adalah inisial nama tiga raja, dreikönigen yang dirayakan pada 6 Januari yaitu Caspar, Melchior dan Balthasar. Tiga raja ini yang datang mencari Yesus dan selalu ada dalam kandang Natal atau diorama Natal.

Namun C, M dan B juga bisa diartikan sebagai Christ Mansionem Benedicat. Artinya adalah Kristus memberkati rumah ini. Maka dalam penulisan ada lambang salib (+) yang ditambahkan.

Jika mereka yang melihat dan tak mengerti, mungkin berpikir ini adalah jimat atau mantera. Sesungguhnya ini adalah perilaku beragama yang mengawali tahun.

Semoga bermanfaat!

Advertisements

5 replies »

  1. Yup illusion day when you ‘re a bairn three kings wises or buffana witch from Italy … unfortunately I must be a baddy man cos no clues of them… I’m so sad 😭😭
    Perhaps on 2019 a long way and hardest way!

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.