ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Nürnberg, Altstadt (1): Kota Tua yang Bersejarah

Kaiserburg atau The Imperial Castle in Nuremberg.

Keliling kota tua di malam hari tampaknya bukan ide yang baik. Gelap.

Museum Henkerhaus.

Nuremberg dalam istilah internasional atau Nürnberg dalam bahasa Jerman merupakan kota terbesar kedua di wilayah Bundesland Bavaria. Kota terbesar pertama tentunya adalah Munich. Di kota ini ternyata banyak juga penduduk Indonesia yang menetap, bahkan punya perkumpulan masyarakat Indonesia.

Bila anda membaca artikel saya sebelumnya tentang Christkindlmarkt atau pasar menjelang Natal di Jerman, Nuremberg menjadi perintis yang menggelar keramaian masyarakat Jerman menyambut Natal. Artikelnya ada di sini. Jika anda berkunjung ke Jerman menjelang Natal, sempatkanlah mampir ke sini! Karena Nuremberg memiliki pasar yang meriah, menarik bahkan terbesar di seluruh Jerman.

Kami berkesempatan mengunjungi kota bersejarah ini dan mendapatkan tour guide yang cukup informatif. Beliau sudah sepuh namun masih energik memandu kami semua sekitar sepuluh orang menyusuri kota tua. Dengan bahasa Jerman yang sempurna, kami mencermati tiap sudut kota tua ini.

Tour diakhiri dengan makan bersama menikmati makan malam di salah satu restoran ternama dengan masakan khas Fränken. Ya, mereka yang berada di Nuremburg menyebut segala tradisi, dialek dan makanan agak berbeda dengan Bayern. Padahal mereka masih dalam satu wilayah Bayern. Begitulah.

Kota Nuremberg disebutkan sudah ada sejak 800 Masehi. Terbayang bahwa kota ini sudah cukup tua dan lama. Menurut tour guide, kota ini setara dengan Verona, kota di Italia dalam hal usia. Sejarah juga mencatat bahwa Nuremberg juga menjadi bagian dari wilayah kekaisaran Romawi di masa lampau. Ini terlihat dari bentuk bangunan, gaya arsitektur dan kastil “The Imperial Castle” peninggalannya.

Tak hanya itu, Nuremberg juga menjadi saksi perang dunia kedua. Kota ini juga mengalami kehancuran dan kerusakan termasuk Gereja dan beberapa situs-situs bersejarah lainnya.

Karena kami melakukan sightseeing di malam hari plus cuaca yang begitu dingin, membuat kami tak nyaman menyimak penjelasan tour guide. Tak banyak gambar juga bisa diambil karena gelap. Akhirnya keesokan harinya, saya dan suami menyelusuri rute yang sama setelah sarapan pagi di hotel.

Sudut kota Nuremberg di malam hari.

Sightseeing bisa mengikuti paket wisata di sini.

Saran saya, 

  1. Sightseeing bisa dilakukan siang hari. Ada tur dengan bus yang bisa ditanyakan ke pihak hotel, tempat anda menginap. Atau anda bisa menemukan tim sightseeing di Hauptmarkt. Dengan harga sekitar 8€ per orang atau per keluarga 21€ anda bisa duduk manis di bus dan mendengarkan informasi dari multimedia yang tersedia.
  2. Jika datang di bulan Desember, anda bisa menikmati kemeriahan Christkindlmarkt terbesar di Jerman. Anda juga bisa melihat Christkindl yang fenomenal dan hanya bisa dikunjungi saat Desember di Gereja Frauenkirche.
  3. Sebaiknya pilih hotel di sekitar Altstadt atau kota tua. Anda dengan mudah berjalan kaki menyelusuri banyak tempat.
  4. Ada banyak tawaran makanan Asia di sini, termasuk restoran Indonesia juga loh!

Selanjutnya, akan dijelaskan obyek wisata yang dikunjungi. Nantikan cerita saya berikutnya! Semoga bermanfaat!

Advertisements

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.