Tampak luar.

Berada di pinggir sungai Donau dari Jerman, Austria kemudian arus sungai berujung di Laut Hitam.

Perjalanan di hari minggu, sepi. Itu sebab di Jerman dan Austria menyebut hari minggu sebagai ‘Ruhetag’ atau Restday.

Kemana anda menghabiskan akhir pekan bersama keluarga? Karena tak ada tujuan, saya dan suami menyusuri perbatasan Jerman – Austria dan mungkin kami bisa sightseeing ke tempat menarik lainnya.

Rute yang panjang selama perjalanan, mungkin saya ceritakan bagian per bagian saja.

Ada hal menawan mata saat menyusuri sungai Donau dari Jerman hingga ke Austria. Pemandangan di kedua sisi begitu indah. Keindahan pun tampak menjulang dari kejauhan yakni menara Gereja Katolik yang indah. Ini berbeda dari gaya arsitektur yang pernah saya bahas sebelumnya.

Baca https://liwunfamily.com/2017/12/15/passau-jerman-kota-bertemunya-tiga-sungai-nan-indah/

Gereja Katolik ini berada dalam komplek biara trappist yang katanya hanya satu di Austria. Gaya bangunan Gereja yakni rococo, yang memang jika diperhatikan agak mirip dengan gaya arsitektur baroque pada umumnya.

Baca https://liwunfamily.com/2017/12/21/mengamati-gaya-arsitektur-gereja-katolik-di-bavaria-jerman-gaya-baroque-1/

Kata rococo dipopulerkan di Perancis pada akhir abad 18. Istilah ini merujuk bukan pada bangunannya tetapi lebih pada detil ornamen yang menghiasi Gereja. Hal ini bisa dilihat pada ukiran di kursi umat semacam hiasan palem atau tanaman merambat. Di sini saya juga melihat di langit-langit antara kapel dan pintu masuk. Saya juga melihat ornamen tanaman merambat pada bilik pengakuan dosa di dalam Gereja. Terlihat detil, mewah dan sempurna.

Tampak dalam.

Orgeln atau organ, alat musik yang juga dilingkupi ornamen tanaman merambat.

Ornamen gaya rococo tampak jelas di bilik pengakuan dosa.

Sebagai perayaan genap 200 tahun, pada tahun 1786, perusahaan besar alat tulis yang sudah mendunia, Faber-Castell memberikan orgeln (organ) untuk memeriahkan perayaan misa. Ini diberikan langsung oleh Alexander Graf von Faber-Castell. Memang tak jauh letaknya dari Gereja, ada pabrik alat tulis tersebut di situ.

Selain beberapa hal yang disebutkan di atas, dalam Gereja masih tersimpan baik relikui Santo Faustus. Nama santo ini dirayakan setiap tanggal 28 September. Relikui. Santo Faustus lahir pada abad 4. Dia adalah pujangga Gereja, pengkotbah yang ulung dan penganjur berdirinya banyak biara. Semasa hidupnya, ia dikenal dengan saleh. Itu sebab mengapa Gereja ini menghormati dan menempatkan relikuinya di sini.

Bangku umat.

Relikui Santo Faustus.


Pabrik Faber-Castell yang letaknya tak jauh dari situ.

Di Austria, biara ini katanya satu-satunya biara trappist, yang menekankan pada kehidupan biara yang tidak terlalu terhubung dengan dunia luar. Para biarawan/wati biasanya menghabiskan sepanjang hari dengan berdoa, meditasi dan bekerja. Salah satu pekerjaan yang menarik di biara ini adalah perkebunan anggur. Banyak wisatawan datang di musim panas mampir sebentar membeli karya pekerjaan mereka.

Begitulah, tempat lain akan dilanjutkan berikutnya. Semoga bermanfaat!