Sudah beberapa kali saya berkunjung ke sana karena lokasinya yang berada di Altstadt dan tempatnya yang menarik untuk nongkrong.

Saya melihat sebagian pengunjung menjadikan cafè ini sebagai meeting point. Begitu pun yang saya lakukan saat ingin ngobrol bersama teman-teman di sini. Mereka menyarankan untuk mencoba kopi di Cafè Simon yang katanya enak.

Ternyata cafè yang terletak di pusat kota Passau sudah terbilang tua, yakni sejak tahun 1903. Wow! Tak hanya kopi, berbagai penganan yang terbuat dari cokelat benar-benar nikmat. Wangi cookies cokelat harum menggoda pengunjung yang datang. Bahkan cafè ini sudah menyiapkan sovenir yang cantik berhias sehingga bisa dihadiahkan kepada orang lain.

Namun di luar itu semua, saya mau sampaikan tentang melange, kopi yang dipesan suami kala kami datang berdua. Seperti biasa saya memesan capuccino, tiba-tiba suami memesan melange kemudian membuat saya penasaran. Kata suami, ini semacam kopi juga.

Apakah anda pernah tahu kopi melange?

Melange atau ada pula yang mengatakan wiener melange merupakan sajian kopi mirip seperti cappucino. Ini adalah campuran dari setengah cangkir kopi hitam dan setengah lagi susu krim yang menjadi busa susu sebagai topping. Dari tampilan luar terlihat agak mirip cappucino, namun setelah saya cicipi ada yang membedakan rasa keduanya.

Jika disebut wiener melange, merujuk pada asalnya maka kopi ini terkenal di Wina, Austria. Berdasarkan pencarian informasi, jenis kopi racik ini dipopulerkan oleh para biarawan Fransiskan. Kopi melange yang dipilih biasanya lebih ringan (mild) dibandingkan capuccino.

Di supermarket di sini, saya bisa memilih kadar kopi yang ingin dinikmati. Saya biasanya pilih yang mild dan tidak terlalu kuat.

Bagi anda penyuka kopi mild, mungkin anda perlu coba melange. Dengan begitu anda akan paham beda melange dan capuccino.