FOOD

Lahmacun, Pizza ala Armenia: Makanan Khas Timur Tengah (1)

Lahmacun atau Lahmajoun.

The following is called lahmacun, a such of meat pie. When we heard pizza, it is always related with Italy as origin country. Despite of that, I found  the other Pizza as known “Pizza Armenia.” This dish is also famous in Turkey, Lebanon and Syria.



***

Jika anda mendengar kata ‘Pizza’ pastinya pikiran anda melayang ke negeri Italia. Mengapa? Italia dikenal sebagai negara yang mempopulerkan pizza sebagai kuliner yang sekarang sudah mendunia. Di Indonesia, pizza dikenal tua-muda dan siapa saja. Baca juga, 7 kuliner yang patut dicoba di Italia.

Ternyata ada juga pizza di negara lain, seperti yang pernah saya temui di Shenzen, Tiongkok. Serupa dengan di Tiongkok, lahmacun juga memiliki tekstur dan rasa yang serupa. Bahkan menurut teman saya, orang Armenia bahwa cara pengolahannya pun sepertinya sama yakni dipanggang dalam tungku api. Lahmacun atau juga bisa disebut lahmajoun, semacam pizza dari Armenia. Mungkin cara pembuatan dan bahannya mirip seperti pizza yang dipopulerkan di Italia. 

Lahmacun disajikan seperti pizza pada umumnya atau tidak digulung. Dalam daftar menu, gambar lahmacun seperti pizza pada umumnya, tidak digulung. Hanya saja si penjual yang menjajakannya membuatnya seperti döner, kuliner dari Turki yang juga populer sebagai street foods di sini. Si penjual berharap sajiannya praktis untuk segera dinikmati sebagai jajanan atau street foods. Karena semua pelanggan yang membeli memang tidak makan di tempat. 

Setelah memesannya, ada dua orang yang mengolahnya. Pertama, orang yang bertindak membuat adonan roti yang dipipihkan kemudian diletakkan dalam tungku api seperti layaknya pizza. 

Orang pertama ini juga bertindak sebagai kasir. Setelah matang, orang kedua meletakan isi dari lahmacun yakni mengolesinya dengan bumbu dan menyelipkan daging di dalam. Isian selanjutnya adalah salat sayuran seperti layaknya döner pada umumnya.

Setelah semua lengkap dengan isi sesuai permintaan pelanggan juga, maka lahmacun pun siap digulung. Agar tetap hangat, mereka menggulungnya dengan kertas alumunium foil. Soal rasa, silahkan ditebak! 

Semoga bermanfaat!

Advertisements

Categories: FOOD

Tagged as: , ,

4 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.