Passau, Jerman (3): Oberhaus Diantara Sejarah dan Pelestarian Alam

Passau, kota berpopulasi lima puluh ribu jiwa ini memang menarik ditelusuri. Saya pernah mengulas kecantikan kota ini yang disebut Venice of Bavaria, juga dilalui tiga sungai berbeda. Linknya bisa diintip di sini. Kota ini tak besar namun bersejarah, bahkan dulu Passau termasuk dalam wilayah kekaisaran romawi. Kita bisa menemukan sejarah dan berbagai peninggalannya di Römer Museum.

Sebagai kota tua tentu ada peninggalan bersejarah yang masih terawat baik hingga sekarang. Namanya Oberhaus yang terletak di wilayah tertinggi Passau. Di sini masih ada kastil yang masih terawat bangunannya meski sudah tidak ada lagi penghuni yang menempatinya. Boleh dibilang lebih dari delapan ratus tahun bagunan megah ini ada dan menyatu dengan alam.

Untuk jalur tersingkat, kita bisa langsung mengendarai mobil menuju oberhaus veste. Namun jika ingin berolahraga dan menyelami setiap sudutnya, silahkan melewati rute Ludwigsteig. Ini semacam rute pejalan kaki naik ke atas kira-kira seratus tiga puluh anak tangga. Namun rute ini aman bagi pengunjung. Dibangun sejak abad 19, jalur ini masih diminat untuk melihat keindahan panorma kota Passau.

Setiap teras dari undakan kastil, kita bisa menyaksikan bahwa dulu tempat ini dijadikan menara pengintai. Karena letaknya paling tinggi, tentu ada lubang-lubang yang sengaja dibuat. Tak hanya itu, katanya ini juga dijadikan benteng pertahanan. Lihat saja bangunannya masih kokoh dan berdiri tegak hingga sekarang.

Jalur Ludwigsteig dibuka hanya pada 15 Maret-15 November tiap tahun. Itu artinya ini tidak dibuka pada musim dingin. Dan pengunjung perlu memperhatikan jadwal untuk memasuki area ini. Setelah melewati anak tangga, pemandangan indah kota Passau bisa dilihat dari sini. Hal paling indah lainnya adalah melihat tiga sungai berbeda warna dan jalur yang bertemu di satu titik bersamaan. 

Hingga kini saya masih mengagumi kota ini. Sebagai kota tua, banyak bangunan yang masih terawat baik. Selain itu, kota yang dilalui tiga sungai tentu tak luput dari Banjir. Di tahun 2013 contohnya banjir Passau masih diingat karena ketinggiannya. Hmm, belajar dari kejadian itu tentu pemerintah setempat bergiat melakukan pencegahan agar bencana alam itu tidak akan terulang lagi.

Di Oberhaus ini, pengunjung bisa menyelami sejarah masa lalu dari setiap sudut bangunan yang masih kokoh. Namun ada juga misi pelestarian alam yang terlihat dari plakat ludwigsteig. Tak hanya itu, sepertinya sudah sejak dulu pemerintah di sini memperhatikan upaya pencegahan banjir sebab kota ini dilalui oleh tiga sungai.

Semoga bermanfaat!

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.