ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Brotzeitbrettl ala Regensburger: Makanan Khas Jerman (29)

Cerita kami berkunjung ke Regensburg kota keempat terbesar di Bavaria bisa dilihat di sini. Regensburger adalah mereka yang tinggal dan menjuluki diri mereka penduduk Regensburg. Bagaimana rasa kuliner ala Regensburger?

Nah, tak lengkap rasanya berkunjung tanpa wisata kuliner. Kami sepakat mendapati restoran pusat kota yang menjajakan hidangan otentik Jerman. Kami pun merapat setelah mendapati banyak turis berbahasa Inggris duduk-duduk di luar restoran sembari menikmati bir. Hmm, kami tertarik untuk mampir di sana.

Pramusaji datang memberikan buku menu pada kami. Saya pesan orangensaft dan suami pesan cola mix. Sembari kami berunding makanan yang dipesan. Rupanya suami memesan makanan istimewa ala Regensburg. Ini semacam satu piring hidangan kalt essen bersama obatzda yang khas di Regensburg. 

Kedua gambar brotzeit teller diambil dari dua restoran berbeda di Regensburg. Namun keduanya punya hidangan yang mirip dengan nama sama. Itu artinya tergantung bagaimana kreativitas si koki untuk menghidangkannya. Pastinya isinya adalah hidangan makanan dingin yang dimakan bersama roti. Hidangan ini cocok dimakan saat musim panas yang memang sudah mulai datang saat ini. Karena tidak membuat orang berkeringat saat menikmatinya dan tetap nyaman menyantapnya saat cuaca hangat. 

Oh ya, apa itu obatzda? 

Obatzda ini semacam keju khas Bavaria, Jerman. Biasa dihidangkan di restoran tradisional dan biergarten di sini. Keju dibentuk menyerupai bola yang diletakkan di tengah sajian makanan dingin. Warna obatzda adalah kuning agak kemerah-merahan karena ada paprika di dalamnya. Rasanya juga lembut seperti keju pada umumnya. Obatzda ini semacam penguat rasa untuk menikmati makanan dingin yang dioleskan pada roti.


Brotzeitbretll ala Regensburg memang diselipkan obatzda. Hidangan makanan dingin macam brotzeitbretll bisa disantap kala makan siang jika tak suka makan dalam porsi besar. Namun ada pula yang memilih brotzeitbretll disantap kala malam hari sebagai makan malam. Itu semua tergantung si pemesan.

Hmmm, tertarik menyantapnya?

Advertisements

Categories: ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Tagged as: ,

3 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.