Semangat hari Senin!

Gambar di atas adalah champignon rahmsauce mit brot, atau bila diterjemahkan menjadi roti dengan saus jamur kancing. Kemudian sebagai pembanding rasa, di tempat berbeda saya mencicipi champignon rahmsauce mit palatschincke. Sebagaimana yang terlihat pada gambar kedua.

Kali ini saya berbagi resep bagaimana champignon rahmsauce itu dibuat. Bilamana anda adalah vegetaris, alias tidak suka makan daging maka menu tersebut bisa dicoba. Bagaimana pun jamur kancing atau champignon enak untuk disantap, apalagi ditambah krim.

Cara membuatnya sederhana saja. Pertama, siapkan jamur kancing yang diiris, bawang bombay dan daun peterseli pun diiris halus. Kedua, panaskan wajan dan tambahkan minyak zaitun. Masukkan bawang bombay lalu masak sebentar. Kemudian tambahkan jamur kancing. Biarkan selama beberapa menit. Ketiga, tambahkan krim asam. Beri garam dan merica secukupnya. Masak hingga berbuih. Selesai dan hidangkan dengan daun peterseli.

Rasanya lezat bila menikmati saus ini dengan pasta atau daging. Nah, pada gambar pertama, rahmsauce dengan roti yang dipanggang sebelumnya. Menyantapnya dengan mencelupkan roti bersamaan saus jamur. Hmmm, enak rasanya.

Semakin enak saus tersebut ketika mata saya memandang pada pilihan lain. Yups, champignon rahmsauce ditambah daging grilled dan kroket kentang. Untuk menikmatinya, restoran yang terkenal dengan palatschicken menyajikannya bersamaan. Porsi ini cukup besar bagi saya yang tak suka makan banyak.

Palatschicken adalah semacam pancake atau crepes yang menjadi makanan side dishes di beberapa negara Eropa seperti Hungaria dan negara Eropa timur lainnya. Tentu palatschicken yang disajikan tidak berasa manis seperti jika kita menyantapnya dengan kue atau es krim. Palatschicken berasa tawar dan ternyata cukup enak dijadikan side dishes dengan saus jamur.

Jadi tak melulu saus jamur disajikan dengan daging atau roti saja ‘kan. Ada pilihan lain, jika anda termasuk petualang rasa. 

Semoga bermanfaat!