ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Elsässer Flammkuchen, Pizza ala Regensburger: Makanan Khas Jerman (31)

Bila berkunjung ke suatu tempat, saya memang menyediakan waktu dan dana khusus hanya untuk wisata kuliner. Ini bukan sekedar icip-icip saja, meski saya masih berada di wilayah Jerman. Beda kota, beda kebiasaan. Beda pula makanan yang disajikan tentunya. Itu sebab saya menuliskan berjilid-jilid makanan khas masyarakat di sini.

Tanpa berpanjang-lebar, saya mau cerita bahwa saya berkunjung ke Regensburg. Di sana saya mengunjungi beberapa obyek wisata. Di tengah kunjungan, perut sudah meronta lapar. Nah, tak mau kalah dengan serombongan wisatawan Inggris yang lagi mampir di kota itu, kami pun mampir di salah satu restoran ternama di pusat kota Regensburg. Konon bangunan di restoran ini sungguh bersejarah, pernah didiami tukang daging sapi terkenal ratusan tahun lalu. Karena itu, tak heran jika kita makan di sana banyak gerombolan wisatawan mengambil foto bangunan ini.

Letaknya di pusat kota, tak jauh dari Rathaus Regensburg adalah restoran ini. Beberapa menu terlihat adalah ciri makanan lokal dengan awalan Regensburger. Akhirnya pilihan suami saya brotzeitbretll yang sudah dikupas di sini. Sedangkan saya tertarik pada Elsässer Flammkuchen.

Apa itu?

Boleh dibilang makanan ini seperti pizza. Karena bentuknya yang bulat pipih dan lebar seperti pizza. Bahkan paling enak makanan ini dipanggang dalam oven dengan bara dari kayu. Mengapa bisa dikatakan mirip pizza? Selain pembuatannya yang serupa, bentuknya sama besar seperti pizza pada umumnya. Namun untuk topping di atas roti di sini hanya irisan bawang merah, daun bawang, daging cincang dan krim.

Setelah cari tahu bahwa elsässer flammkuchen bisa disebut juga tärte flambèe yakni makanan tradisional ala Perancis. Bagaimana pun makanan ini melegenda bagi masyarakat Regensburg. Apakah ada pengaruh pendudukan Perancis di masa lalu di Jerman? Atau memang ini benar-benar kreasi seorang petani yang ingin membuat kreasi makanan? Tak ada yang tahu.

Oh ya, saya dengar makanan flammkuchen ini juga bisa disajikan dalam rasa manis. Ini mungkin bermaksud sebagai dessert barangkali. Katanya topping bisa berisi seperti selai apel atau aneka buah-buahan. Sekilas saya pernah memperhatikan jajanan manis ini. Suatu saat saya akan coba pesan dan menuliskannya kembali.

So, bagaimana menurut anda?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.