TRAVELING

Mengapa Datang ke Pasar Loak?

Pemutar piring hitam untuk mendengarkan musik.

Aneka radio tempo dulu.

Suatu hari di akhir pekan saya berkunjung ke negeri tetangga untuk cuci mata. Selintas saya lihat papan informasi bahwa hari itu sedang diselenggarakan pasar loak, atau dalam bahasa Jerman disebut flöhmarkt. Ada yang bilang pasar ini adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli yang suka dengan barang-barang antik. Namun pendapat lain mengatakan pasar ini menjajakan barang-barang layak pakai. Lepas dari alasan itu, saya meluncur ke sana.

Baca https://liwunfamily.com/2017/07/13/flohmarkt-ketika-barang-tak-terpakai-masih-bernilai/

Flöhmarkt bukan diselenggarakan tiap hari, namun diadakan sesuai kesepakatan. Istilahnya tidak tentu kapan pelaksanaannya. Pastinya ini diselenggarakan di area publik.

Di sana saya menemukan aneka macam barang yang terlihat tidak baru. Ada buku-buku yang terlihat masih terawat. Ada pakaian yang disusun berdasarkan warna dan ukuran. Ada aneka perabotan dan perlengkapan rumah tangga. Namun ada pula barang-barang elektronik dan perkakas masa lampau yang digunakan.

Saya jadi penasaran, mengapa orang tertarik datang ke pasar ini?

1. Barang tersebut bernilai tinggi

Baca https://liwunfamily.com/2016/09/03/seberapapun-usia-anda-hidup-anda-harus-tetap-bernilai/

Aksesoris di rumah dari hewan. Dahulu aksesoris ini menjadi kebanggan terpajang di rumah.

Jika penjual menuliskan harganya di dekat produk, itu berarti harga pas dan sulit ditawar. Namun jika tidak tertulis, maka ada kesempatan untuk tawar menawar harga. Ada penjual yang setengah mati mempertahankan barang miliknya dan tidak mau dibeli dengan harga yang ditawar pembeli. Alasannya bisa jadi barang tersebut bernilai tinggi.

Para pencinta seni misalnya mereka datang ke pasar seperti ini untuk mencari nilai seni dari suatu barang. Jangan salah mereka yang suka sejarah pun senang mempelajari suatu barang yang ternyata bersejarah di masa lalu. So dari semua itu, saya sepakat jika nilai suatu barang menjadikan orang datang ke pasar ini.

2. Adanya kecintaan untuk terus mencari

Perabotan rumah tangga.

Mereka para pengkoleksi barang-barang antik, katanya melakukan koleksi karena kecintaannya. Cinta memang mengalahkan segalanya, bahkan mampu dibayar untuk mendapatkan cintanya. Itu pula yang terjadi bagi para pengkoleksi barang-barang tertentu, mencari ‘apa yang dicintai’ di pasar seperti ini. Mereka berharap dapat menemukannya.

3. Investasi di suatu saat nanti

Aneka buku bacaan.

Suatu hari seseorang berhasil menemukan buku asli bersejarah di pasar loak. Si pembeli mengaku hanya membelinya untuk koleksi pribadi. Tak disangka buku yang dibelinya hanya sekian Euro berhasil dibeli dengan harga tinggi. Siapa sangka barang-barang tersebut bisa menjadi investasi di kemudian hari. Lukisan atau karya seni lainnya bukan tidak mungkin bisa berharga mahal yang kelak dikatakan bisa jadi investasi.

4. Penasaran dan hanya lihat-lihat

Kaleng kue, kotak cerutu, kotak rokok, tempat permen yang bergambar ini terlihat menarik.

Alasan terakhir menurut saya adalah mereka hanya sekedar cari tahu. Menurut salah seorang penjual, kebanyakan pengunjung datang hanya sekedar lihat-lihat dan tidak ingin beli. Mereka hanya penasaran saja terhadap apa yang dijualnya. Terkadang keterkejutan terhadap produk di masa lalu membuat pengunjung tertarik untuk sekedar mengamati dan menjawab rasa penasaran.

Dari alasan di atas yang saya sampaikan, kira-kira apa alasan anda datang ke pasar loak?

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.