ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Sankt Bartholomä am Königssee, Gereja Cantik di Tepi Danau (2)

Gereja katolik St. Bartholomeus, Königssee.

Diambil dari kapal wisata dan tampak dari jauh.

Selamat datang di Sankt Bartholomä.

Selamat berhari Minggu semua! Apa aktivitas anda hari ini? Bagaimana jika saya ajak anda menyusuri gereja tertua nan cantik di tepi danau? Ya, gereja katolik St. Bartholomeus di Königssee.

Sebagaimana kisah yang sebelumnya diceritakan tentang Königssee, danau tercantik di Jerman maka lanjutan petualangan tiba di Sankt Bartholomä. Untuk mengetahui cerita sebelumnya, silahkan simak di sini. Tentunya anda akan memahami mengapa danau Königssee bisa dikatakan tercantik di sini. Pesona alam di sini memang menggoda mata.

Baca https://liwunfamily.com/2018/07/23/konigssee-danau-tercantik-di-jerman-1/

Kapal wisata kami berlabuh pertama di Sankt Bartholomä. Di sini kita menjumpai gereja katolik mini, mungkin kapasitasnya tidak lebih dari 50 orang namun bangunannya terlihat elok. Mungkin letak gereja di tepi danau, ditambah menara gereja seperti bawang. Yups, ada periode dimana bangunan gereja katolik di Bavaria dibangun seperti menara bawang. Ini disebut “zwiebelturm” yakni menara gereja berbentuk bawang. Dalam bahasa Jerman bawang disebut zwiebel. Bangunan yang memiliki karakteristik seperti ini dapat juga digolongkan sebagai gaya baroque.

Baca https://liwunfamily.com/2017/12/21/mengamati-gaya-arsitektur-gereja-katolik-di-bavaria-jerman-gaya-baroque-1/

Tampak altar yang sangat sederhana.

Gereja ini tidaklah besar kapasitasnya, bisa disebut kapel.

Gereja katolik St. Bartholomä tercatat diresmikan tahun 1134, yang menjadi gereja pertama di wilayah Berthesgaden. Berangsur-angsur dalam riwayatnya, gereja ini sempat ditiadakan. Namun tahun 1867 Raja Ludwig II dari Bavaria mencegahnya. Hingga sekarang gereja ini masih berdiri. Meski pelayanan misa tidak rutin sebagaimana mestinya. Namun gereja ini banyak memenuhi permintaan untuk perhelatan pernikahan dan acara-acara keagamaan lainnya.

Selain gereja, di sini juga ada restoran yang sudah beratus-ratus tahun lamanya membuka sajian ikan panggang. Ikannya sendiri diambil dari danau ini. Cerita tentang hidangan istimewa yang kami santap di restoran ini akan dilanjutkan pada kali berikutnya. Tak banyak restoran, di sini. Jika anda membawa makanan dan minuman sembari menikmati keindahan danau pun dipersilahkan. Hanya saja perlu diperhatikan tetap menjaga kebersihan.

Berani menjelajah alam dan mendakinya? Siapkan stamina anda!

Duduk dan menikmati damainya alam di tepi danau.

Meninggalkan Sankt Bartholomä, menuju ke Obersee.

Untuk berkeliling di pinggir Sankt Bartholomä sebetulnya hanya diperlukan empat hingga lima jam berjalan kaki. Namun untuk jalur penjelahan alam dan pendakian diperlukan waktu lama dan stamina tentunya. Di sini juga menjadi pintu masuk bagi para pendaki menuju taman nasional Berthesgaden. Bagi para pecinta alam, area ini layak untuk dijelajahi.

Di tepi danau disediakan bangku sembari menyaksikan angsa dan bebek bermain di tepi danau. Kita dilarang memberi makan dan menangkap hewan-hewan tersebut. Untuk memancing ikan hanya diperbolehkan nelayan yang sudah dapat ijin pemerintah. Pemandangan alam di sekitar danau memang luar biasa indah. Tak pelak jika anda datang di akhir pekan maka tempat ini selalu diserbu turis.

Terlihat awan menggelayut, kami pun bergegas menuju destinasi selanjutnya. Jika kita membeli tiket full maka diperbolehkan ke tujuan berikutnya yakni Salet atau Obersee. Sedangkan lanjutan perjalanan kembali pun ditempuh lagi lewat kapal wisata yang selalu tersedia tiap tiga puluh menit.

Advertisements

5 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.