ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Saibling Geräuchert aus dem Königsssee, Coba Ikan Bakar Makannya dengan Roti di Sankt Bartholomä (4)

Tak lengkap rasanya berkunjung ke suatu tempat tanpa menikmati sajian kuliner. Tempo lalu saya berkunjung ke Königsseee yang menawarkan pemandangan alam yang fantastis. Sebenarnya tidak ada tiket masuk meski sebagai obyek wisata. Hanya saja kita perlu beli tiket kapal wisata untuk mengelilingi danau.

Baca https://liwunfamily.com/2018/07/29/sankt-bartholoma-am-konigssee-gereja-cantik-di-tepi-danau-2/

Ketika tiba di Sankt Bartholomä, kami mampir di restoran yang sudah lama berdiri. Informasi ini diperoleh dari si pemandu wisata kapal. Di restoran ini kita bisa mendapati ikan saibling yang masih segar dari danau ini. Untuk menangkap ikan ini, hanya nelayan yang diijinkan. Kami bertemu dengan nelayan yang mendapatkan ijin tersebut. Ternyata informasi itu benar adanya.

Kuliner istimewa apa yang bisa ditawarkan di danau Königsssee? Itu pemikiran saya. Di restoran ini kita mendapati ikan saibiling yang diasap. Hal menarik dari restoran ini, menu ini benar-benar tersaji sejak berabad-abad lamanya, dimana banyak orang berwisata ke danau ini. Semua dilakukan secara self-service, ketika kita sudah selesai memesannya. Tak ada pramusaji yang melayani. Jika ikan sudah selesai diasap, pesanan segera diambil di kasir.

Suasana restoran pun masih dipertahankan hingga sekarang. Meja dan bangku kayu masih terlihat awet di restoran ini. Di ruangan lain tampak mengepul asap pengolahan ikan. Mungkin saja anda berbagi meja dengan pengunjung lain karena ruang restoran yang tak besar.

Pesanan kami datang. Ikan saibiling dengan roti gandum. Ada butter untuk melengkapi rasanya. Meski tak ada bumbu dan rempah penyedap dalam ikan, namun rasa ikan ini benar-benar lezat. Awalnya saya agak takjub, bagaimana makan ikan bakar dengan roti? Pada akhirnya saya percaya bahwa segala sesuatu yang masih segar dari alam selalu lezat untuk dinikmati.

Cara menikmati ikan ini adalah kupas kulitnya. Lalu sisir bagian daging ikan, tanpa tulangnya. Kita hanya memakan daging ikannya saja. Tulang dan kulitnya bisa disingkirkan. Memang diperlukan teknik khusus melakukannya. Namun anda tak menyesal karena rasa ikan saibling benar-benar enak.

Jika anda tak suka makan ikan saibling dengan menu ini, ada juga restoran lain yang menawarkan hidangan lain.

Baca juga

https://liwunfamily.com/2018/07/23/konigssee-danau-tercantik-di-jerman-1/

https://liwunfamily.com/2018/08/02/salet-obersee-lanjutan-konigssee-bagi-para-petualang-3/

Advertisements

5 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.