Makanan India yang saya perkenalkan kali ini agak berbeda. Pasalnya makanan berkesan dari India namun didapat di restoran yang pemiliknya bukan dari India. Ya, kedai pemiliknya adalah pria muda berambut pirang dan bermata biru, sedangkan ia menjual berbagai kuliner khas Asia. Kedainya terletak di pusat wisata, banyak orang hilir mudik. Saya pun tergoda membelinya, apakah seenak masakan India aslinya?

Sambil memesan satu porsi, saya ngobrol dengan pemiliknya. Saya katakan bahwa saya terkesan dengan masakan Asia buatannya meski dia bukan orang Asia. Lalu dia jawab bahwa chicken tikka massala justru bukan dipopulerkan dari India, tetapi Inggris. Bahwa bumbu yang dipergunakan dari India, itu benar. Jadi menu yang saya pesan adalah modernisasi dan kreasi menu berbumbu India. Menarik!

Menurut sang pemilik, bumbu massala berasal dari India dan sudah tersedia di supermarket. Dia hanya meraciknya dengan berbagai bahan seperti potongan daging ayam dan sayuran segar. Dia mengklaim bahwa semua makanan olahannya bergizi tinggi. Karena berasal dari India, otomatis makanan ini pun tak lepas dari nasi.

Untuk bumbu warna hijau, saya tidak tahu apa namanya. Sesungguhnya ada campuran krim yoghurt, saus tomat dan rempah khas India. Untuk sayurannya ada irisan wortel dan daun mint. Lalu diberi tambahan nasi untuk menikmatinya.

Bumbu massala sebetulnya hidangan khas India. Namun kreativitas membuatnya menjadi berbeda dan terlihat menarik. Tentu kembali pada soal selera masing-masing, ingin yang berasa modern atau rasa asli.

Tertarik mencobanya?