TRAVELING

Colmar, Perancis: Desa Tercantik Jadi Urutan Ketiga Tujuan Wisata Eropa (1)

A little Venice, bisa jadi alasan desa ini begitu cantik dan jadi tujuan wisata.

Kami berangkat dari perbatasan Jerman – Perancis, kota Freiburg.

Sarapan di hotel.

Katedral Saint Martin, Place de la Càthedrale.

Rumah-rumah dibangun separuh kayu dan batu seperti di Nuremburg, Jerman. Indah ‘kan.

Banyak tempat cantik untuk berfoto.

Ketika kami datang, Colmar sedang ada pasar rakyat.

Warna-warni kotanya buat semakin romantis jalan-jalan bersama pasangan.

Destinasi wisata selanjutnya adalah Colmar, Perancis. Menjangkau desa tercantik di Perancis, Colmar bisa dari Jerman. Kami melewati kota Freiburg di Jerman. Sebagai kota tempat kelahiran, Joachim Loew, Freiburg juga merupakan kota besar yang juga layak dikunjungi. Namun kami melewatkannya dan terus melaju ke perbatasan Jerman – Perancis. Dari kota tersebut, ikuti petunjuk jalan maka sekitar empat puluh lima menit, kami pun tiba di Colmar.

Kami tiba sudah melewati tengah malam dan tanpa pesan hotel sebelumnya. Lalu kendaraan tetap melaju dan mendatangi beberapa hotel, akhirnya pilihan pada hotel di pintu masuk altstadt. Rupanya hotel kami berada di pintu masuk aktraksi wisata. Hmm, beruntung sekali. Cukup jalan kaki maka kami sudah mendapatkan sebagian besar tempat-tempat yang dikunjungi.

Perancis tidak hanya dikenal Paris sebagai tempat romantis. Colmar adalah destinasi menarik yang bisa jadi pilihan romantis. Datanglah di segala musim karena tempat ini selalu memperlihatkan sisi romantis. Kata si petugas hotel dalam bahasa Jerman terbata-bata. Kebetulan kami tidak bisa berbahasa Perancis.

Rupanya dahulu Colmar sempat masuk dalam wilayah Jerman ketika perang Perancis – Jerman sekitar tahun 1870-an. Bahkan sejak dulu desa cantik ini jadi perebutan karena juga merupakan pusat industri tekstil pada abad 19. Sempat masuk menjadi wilayah Jerman, namun setelah perang dunia kedua berakhir, Colmar kembali dalam wilayah Perancis.

Begitu cantiknya desa ini, sampai-sampai bom pun tak ingin menghancurkan keindahannya. Puji Tuhan, kata si pemandu wisata. Ini tetap desa, karena atraksi wisatanya pun luasnya sekitar 800 meter. Jadi cukup berjalan kaki dan nikmati keindahan sekelilingnya bersama pasangan maka wisata anda akan berkesan.

Untuk menjangkau Colmar, bisa juga dari Straßbourgh, salah satu kota di Perancis. Dari Straßbourgh, bisa menggunakan kereta. Bahkan dari Paris, anda bisa menumpang kereta dengan waktu tempuh tiga jam.

Oh ya, jika suka berfoto ria maka Colmar punya banyak pilihan yang instragamable. Apalagi Colmar dikenal sebagai a little Venice atau das Klein Venedig. Tahu ‘kan Venice di Italia? Saya pikir ada banyak alasan mengapa Colmar bisa jadi menempati urutan ketiga destinasi wisata di Eropa tahun 2018 menurut situs trip advisory.

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: , , ,

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.