ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Mau Ke Toilet? Orang India Tunjuk Jari Kelingking

I had known some friends who come from Southeast Asia such as India, Pakistan and Bangladesh. They are very nice friends. The attractive point which is shared about their gesture to show off little finger when they want to pee. I’d like to discuss about it with them.

When I was a kid, I showed off my little fingers to friends as a way forgiving our little mistakes. This is simple due to we didn’t know how to say appologize in childhood.

Another idea about little fingers in India, they believe all fingers are relevance with Greek philosophy as the same as Panchamahabutha. A little finger is meant water. In related with this element, they show theirs. Good to know:)

***

Tiap negara punya adab kebiasaan masing-masing. Begitu pun soal kebiasaan “urusan ke belakang” alias pergi ke toilet. Sebagai orang yang belajar perilaku, ilmu psikologi plus komunikasi maka saya senang mengamati dan bila perlu bertanya. Soal urusan pamit ijin “ke belakang” ternyata ini menjadi hal yang khas dan mungkin bisa dibagikan untuk diketahui bersama.

Saat saya belajar budaya dan bahasa Jerman, saya juga belajar bagaimana berbicara sopan untuk ijin ke toilet. Meski terkesan sepele, namun ini juga bagian dari tata krama. Tak mungkin sedang sibuk pembelajaran di kelas, saya langsung angkat tangan pakai bahasa Indonesia. Ada juga sih teman-teman lain berpendapat, cukup mengatakan kepada si pengajar ada kata toiletnya maka dia sudah mengerti. Namun lebih sopan jika kita bisa berkata “ich muss mall” yang diterjemahkan bebasnya saya pamit ada keperluan.

Namun dibalik itu semua, beberapa kenalan dari India, Pakistan dan Bangladesh di sini mengungkapkan dengan cara yang unik. Mereka menunjukkan jari kelingking, terkadang sambil berkata “ich muss jetzt gehen” yang diterjemahkan bahwa saya harus pergi sekarang. Awalnya saya yang melihat tidak mengerti.

Saya semakin penasaran ketika saya mendapati lagi seorang rekan kerja asal Pakistan. Kebetulan kami bertugas bersama. Tiba-tiba dia pamit pada saya sambil menunjukkan jari kelingking. Saya bertanya “was?” Kemudian dia menyahut lagi “Bitte Anna, ich muss jetzt gehen!” Saya masih bengong, dia pun berlalu dengan cepat.

Selang beberapa menit kemudian dia sudah kembali. Saya bertanya apa maksudnya dia menunjukkan jari kelingking dan pergi. Seingat saya dulu saat masih kanak-kanak, antar teman kita saling menunjukkan jari kelingking kemudian mengkaitkan keduanya. Itu tanda permintaan maaf. Sejak kecil, dalam berteman simbol jari kelingking adalah tanda damai antar teman.

Begitu cerita saya pada rekan saya ini.

Lalu dia menceritakan bahwa sebagian besar masyarakat India memang menggunakan jari kelingking untuk ijin ke toilet. Saya pun penasaran maksudnya.

Jika anda belajar yoga, anda paham bahwa ada lima elemen dalam jari. Ada elemen api, bumi dan seterusnya. Sedangkan jari kelingking merupakan elemen air. Itu sebab mereka menunjukkan jari kelingking yang merujuk pada elemen air, yang berkaitan dengan “urusan ke belakang.” Menarik ya!

Ternyata tak hanya soal elemen air saja, teman lain asal Pakistan berujar bahwa jari kelingking adalah jari paling kecil ketimbang lima jari lainnya. Menunjukkan jari kelingking menggambarkan bahwa ada urusan sebentar atau tak lama yang akan dilakukannya. Ya, “urusan ke belakang” memang tidak perlu waktu lama namun mendesak. Itu menyangkut kebutuhan biologis.

Advertisements

Categories: ALL ABOUT DEUTSCHLAND, OPINION

Tagged as: ,

4 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.