TRAVELING

Marche Couvart, Colmar Perancis: Menikmati Pasar Rakyat di Hari Minggu (2)

Pasarnya bersih dan nyaman.

Aneka buah-buahan.

Aneka penganan enak.

Aneka bumbu masak.

Mereka jual bretzel juga loh.

Di luar gedung pun masih ada pasar juga.

Selamat berhari Minggu! Kali ini saya ajak anda mengunjungi pasar di Perancis.

Sewaktu masih di Jakarta dulu, saya pernah datang ke Marchè di salah satu pusat perbelanjaan hanya untuk makan. Kesan yang diciptakan di tempat itu membuat saya ingin datang langsung seperti apa pasar tradisional ala Perancis sesungguhnya. Niat saya terwujud meski datang di hari Minggu, pasar di Perancis tetap buka.

Berbeda dari Jerman dan Austria, dimana pasar dan pusat perbelanjaan tutup di hari Minggu maka tidak untuk Perancis. Saya pun berkesempatan datang ke pasar tradisional, Marchè Couvart di Colmar. Di sini ada banyak pilihan kuliner yang terlihat enak dan lezat. Kami pun jadi bingung memilihnya.

Bunyi lonceng gereja berdentang. Sebagian orang memenuhi sekitar gereja. Entah ada acara apa, beberapa perempuan memegang bunga cantik di tangan. Lalu mereka berbondong-bondong mengikuti empat orang berpakaian seragam dan membawa alat musik.

Nampak menarik, kami pun tak mau ketinggalan. Kerumunan orang melewati alun-alun kota kemudian berhenti. Rupanya empat orang berseragam berhenti dan memainkan alat musik alphorn, dalam bahasa Jerman. Alat musiknya semacam terompet yang menyihir semua orang untuk hening menyimak penampilan mereka.

Sedangkan di pojok, terlihat hasil panen sayur-mayur dan buah-buahan. Kata suami, mungkin ini semacam thanksgiving atau ucapan syukur pada hari itu. Beberapa orang sibuk mengambil foto si pemain musik atau pameran hasil panen. Kami pun pergi menuju pasar tradisional yang letaknya hanya beberapa langkah saja.

Di situ, ada panggung dan grup musik jazz yang sedang latihan. Di depannya tampak kursi dan meja panjang dimana orang bisa menikmati bir dan makanan yang dibelinya di pasar. Kami tetap melangkah ke dalam pasar tradisional yang bersih dan juga tetap menawan mata. Aneka warna warni panganan kecil hingga sayur mayur memenuhi pasar.

Kerumunan orang menyaksikan permainan musik tradisional.

Pemain musik.

Pojok hasil panen.

Aneka kue dan roti yang jadi makanan kesukaan mereka.

Keriuhan orang-orang dekat pasar, semacam karnaval.

Mereka senang duduk-duduk menikmati suasana seperti keindahan tempat ini.

Sebagai pengunjung, kita bisa memilih makanan yang dikehendaki. Uniknya lagi, selalu ada kursi dan meja untuk menikmatinya. Aneka hidangan kue dan dessert khas Perancis sungguh menggiurkan. Belum lagi melihat pengunjung menikmati hidangan membuat kami tergugah untuk mencicipinya.

Tak ingin makan pun boleh. Ada pilihan aneka bumbu dapur tersedia. Atau sayur mayur sebagai stok persediaan di rumah. Sementara di tepi sungai, dipenuhi orang-orang dengan menikmati suasana. Apalagi di dekat pasar dijuluki, a little Venice. Romantis sekali!

Terdengar suara musik yang sama seperti di alun-alun kota. Rupanya pemain musik kini berada di tengah pasar. Seketika orang-orang berhenti menyaksikannya. Sementara di luar, terdengar persiapan grup musik jazzz yang akan tampil selanjutnya. Begitulah.

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: , , ,

3 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.