TRAVELING

10 Tempat Destinasi Wisata di Colmar, Perancis (4)

Masih melanjutkan kunjungan saya di Colmar, tentu anda sudah mulai menebak tempat apa saja yang bisa dikunjungi. Banyak tempat bisa dijadikan obyek foto karena menarik dan unik. Selain itu luas aktraksi wisatanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Tak perlu ragu ‘kan jika ingin berkunjung ke sini.

Ini daftarnya!

1. Katedral Saint Martin (PLACE DE LA CATHÈDRALE)

Tampak depan katedral.

Agama katolik berkembang pesat di Perancis sebelum muncul evangalisasi, termasuk di Colmar. Katedral ini adalah bagian dari perkembangan umat masa itu. Katedral dibangun tahun 1235 dan selesai pada akhir abad 14. Dua menara gereja mengingatkan pada gereja di Jerman pada umumnya. Kata si pemandu wisata, satu menara berhasil selesai sedangkan yang lain tak selesai sempurna. Katedral ini menjadi landmark Colmar. Selain bangunannya yang mengagumkan, juga indah dikelilingi bunga-bunga.

2. Tanner’s district (PETITE RUE DES TANNEURS)

Sebuah informasi menyatakan bahwa wilayah Colmar memang sengaja dibangun dengan gaya bangunan tanner agar sama seperti bangunan rumah-rumah di Jerman pada umumnya. Mengingat wilayah ini jadi perebutan Jerman dan Perancis. Bangunan tanner dibuat sekitar pada abad 17 dan 18. Sedangkan di Bavaria tempat tinggal kami, umumnya bangunannya tidak bergaya tanner pada masa itu.

Karena begitu indah bangunan tanner di sini, selama lima tahun pada tahun 1970-an dilakukan restorasi. Restorasi dilakukan untuk memelihara kelestariannya. Bangunan dibangun dengan fondasi batu, lalu menjulang ke atas dengan setengah kayu dan berdiri saling berdekatan satu sama lain. Itu yang saya tangkap dari penjelasan tur.

3. Little Venice (RUE TURENNE)

Anda pasti kota Venice di Italia, sehingga anda tentu tahu alasan desa ini disebut Venice kecil. Ya, desa ini dilalui sungai Lauch yang berkelok-kelok. Entah mengapa sungai ini pun bisa dilalui perahu kecil sehingga mengesankan seperti di Venice. Bahkan ketika masa jayanya tahun 1674, sungai ini menjadi simbol kejayaan yang digambarkan seorang seniman.

4. Traditional market (RUE DES TANNEURS)

Selanjutnya adalah pasar tradisional yang kebetulan juga buka pada hari Minggu. Bangunan bergaya batu bata merah ini didirikan tahun 1865. Sebelum dijadikan pasar, tempat ini sempat beralihfungsi. Sampai akhirnya tahun 2010, tempat ini dikembalikan menjadi pasar. Ada aneka kebutuhan pangan yang dijual di sini yang dihasilkan langsung dari penduduk setempat. Cerita dan foto ini bisa disimak di sini.

5. Bartholdi museum (RUE DES MARCHANDS)

Sekelompok turis sedang berada di muka museum bartholdi.

Cerita tentang Bartholdi sudah dijelaskan pada link ini. Di museum ini, kita temukan buah karya pemikirannya. Ada patung, sketsa atau lukisan. Untuk masuk dikenakan tiket masuk 6€ per orang. Jika berkelompok, harga tiket lebih murah dan mungkin ada pemandu wisata juga.

6. The Fishmonger’s district (QUAI DE LA POISSONNERIE)

Banyak orang senang berfoto di sini.

Tak jauh dari pasar, banyak wisatawan berfoto. Rupanya ada bangunan cantik half-timbered sekitar sungai. Tempat ini terkesan romantis manakala kita bisa naik perahu kecil menyusuri sungai.

7. Pfister house (RUE DES MARCHANDS)

Tepat di depan museum bartholdi, saya menemukan bangunan unik yang kini dijadikan kafe. Rupanya ini adalah bangunan orang bourgeois, maksudnya orang kaya pada abad 16. Ini adalah rumah orang kaya bernama Louis Scherer. Bangunan bergaya semi renaissance ini dulu pada abad pertengahan begitu populer di Eropa.

Karena banyak orang duduk di kafe, rasanya sungkan mengambil foto. Saya ambil sudutnya saja.

8. The house of heads (RUE DES TÈTES)

Bangunan bergaya renaisance lainnya yakni menjadi pemukiman pada bourgeois pada masa abad pertengahan. Bangunan ini adalah salah satunya. Dindingnya bercat bronze dan tampak depan seperti mahkota begitu. Katanya ini inspirasi Bartholdi bahwa bangunan ini juga pernah dialihfungsikan menjadi tempat perdagangan anggur.

9. The Koìfhus (PLACE DE L’ANCIENNE DOUANE)

Tempat ini letaknya di tengah. Dibangun bergaya renaissance sekitar abad 15. Di sini dulu menjadi pusat perdagangan dan politik.

10. Toy Museum (RUE VAUBAN)

Museum ini letaknya di pinggir. Isinya tentang koleksi pribadi dari abad 19 hingga sekarang. Suasananya disusun dengan konsep dongeng. Tidak hanya untuk anak-anak, tua dan muda pun bisa masuk. Kami sendiri tidak sempat masuk.

Demikian ulasan singkat saya tentang sepuluh tempat menarik yang bisa dijadikan tujuan kunjungan.

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: , , ,

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.