TRAVELING

Kartoffelpuffer atau Kotellet: Jajanan di Luxembourg (6)

Kartoffelpuffer.

Kotellet.

Sebagaimana cerita saya tentang Luxembourg sebagai negara mini yang sudah dikunjungi maka tak lengkap rasanya tanpa mengupas kuliner yang saya nikmati di sana. Makanan umumnya yang dijual di restoran adalah makanan khas Italia. Itu seperti pizza dan pasta. Bahkan bonus paket sightseeing adalah potongan harga untuk membeli pizza. Ya, orang Italia datang dan membuka bisnis kuliner di sini.

Harga makanan di restoran memang cukup lumayan untuk berpikir ulang. Jika punya kocek cukup, kuliner di restoran eksklusif bisa dipilih mulai dari citarasa Italia, Perancis hingga Jerman. Anda bisa menemukannya di Luxembourg.

Kali ini kami tidak ingin makanan pasta dan pizza yang sudah sering dibahas dan dicoba. Mata kami pun mulai mencari makanan yang mungkin menarik sebagai jajanan untuk dinikmati. Maklum saja kami sedang tidak ingin makan dalam porsi besar. Kami berhenti di Remich, sebuah kota yang berbatasan dengan Jerman.

Rupanya di sini ada kedai imbiss juga. Jika anda ingin makan dengan budget yang pas-pasan maka anda bisa datang ke imbiss. Apa itu imbiss? Cek di sini ya!

Pertama, kartoffelpuffer.

Dari namanya, makanan ini bisa ditebak berasal dari kartoffel yakni kentang. Ya, kentang dalam bahasa Jerman disebut kartoffel. Menurut saya, ini semacam kroket kentang yang biasa dibuat ibu saya di Jakarta. Harganya sih sekitar 100 ribu rupiah tiga buah.

Kartoffelpuffer ini terbuat dari tepung terigu, telur dan pastinya kentang. Semua bahan dicampur jadi satu. Jika ibu saya membuatnya bulat lonjong, kartoffelpuffer berbentuk pipih. Itu sebab ada yang mengatakan kartoffelpuffer adalah pancake kentang.

Kedua, kotellet.

Kotellet ini semacam iga rusuk dari daging sapi, daging domba, daging babi hingga daging kambing. Intinya hanya diambil bagian tulang iganya saja. Itu sebab jika kita memakannya ada tulang di dalam.

Kotellet ini dibungkus dengan roti. Tulang iga biasanya digoreng atau dipanggang. Setelah matang, bisa ditambahkan saus di antara roti jika suka.

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.