Zadar, Kroasia (5): Dalmatin Lungić Umotan dan Janjeći Kotleti, Kuliner Lokal Khas Negeri Dalmatian

Lungić umotan.
Janjeći kotleti.

Tak lengkap rasanya pergi berlibur ke suatu tempat tanpa mencicipi kuliner lokal. Sebagaimana yang sudah diceritakan sebelumnya bahwa ada banyak pilihan untuk menikmati sajian masakan, mulai dari lokal hingga internasional. Masalahnya, ini adalah area wisata yang sudah pasti anda perlu merogoh kocek lebih untuk sajian istimewa. Kami pun penasaran dengan makanan lokal yakni khas Dalmatia.

Nama Dalmatia pernah tercatat dalam sejarah ketika berhasil menaklukan bangsa romawi. Mereka yang disebut orang-orang Dalmatia pernah hidup di dekat laut Adriatik, yang sekarang disebut negara Kroasia. Kemudian perang saling menguasai sehingga bangsa romawi pun sempat menduduki area laut Adriatik. Itu sebab bahasa masyarakat Dalmatia ada perpaduan dengan bahasa Italia. Ketika bangsa romawi berhasil ditaklukkan, berangsur-angsur masyarakat Dalmatia membangun negeri mereka.

Apakah kuliner Dalmatia juga dipengaruhi dari kehadiran bangsa romawi beratus-ratus tahun lalu? Saya sendiri tidak bisa menilai karena saya hanya penikmat kuliner. Namun seperti yang anda lihat, makanan khas negeri Dalmatia tak ubahnya seperti masakan-masakan Eropa pada umumnya. Ada daging, pasta dan kentang seperti yang terlihat dalam menu makanan yang kami pesan.

Hal menarik sebagai daerah wisata, restoran selalu menuliskan daftar menu tidak hanya dalam bahasa lokal. Mereka menjelaskan rincian menu dalam bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Tiap meja restoran di sini selalu diletakkan olive oil, cuka minyak, garam dan merica. Tak hanya itu, restoran juga menerima pembayaran dalam mata uang Euro jika kita tidak punya mata uang lokal. Ini membuat kami tak perlu lagi tukar uang di money changer.

Makanan pertama adalah lungić umotan dengan saus krim jamur. Makanan non halal ini menggunakan daging babi yang dibungkus bacon dan kemudian digoreng biasa. Sedangkan sausnya adalah jamur kancing yang dioseng sebentar kemudian ditambahkan garam, merica dan krim. Untuk menikmatinya, ada tambahan gnocchi, semacam pangsit atau bola-bola lonjong khas negeri Italia yang terbuat dari tepung terigu, telur, keju, kentang dan semacamnya. Bentuknya seperti bola yang direbus.

Makanan kedua yang dipesan adalah janjeći kotleti dengan saus istimewa. Saus ini dibuat dari anggur merah, krim dan madu. Tambahan saus lainnya adalah campuran krim dan sayuran. Dagingnya sendiri adalah lamb chops, daging kambing muda yang tidak berbau. Untuk menikmatinya, ada kentang yang direbus biasa dan dipotong kecil-kecil.

Makanan istimewa ini memang layak disebut sebagai sajian pelancong seperti kami. Hidangannya pas di lidah dan juga enak sekali. Suasana restoran juga privat dan tak ramai. Asyik untuk menikmati suasana liburan. Tentu, jika anda senang dengan pelayanan mereka, berikan tip sebagai apresiasi terhadap kerja mereka.

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.