OPINION

10 Tahun di Wordpress, Lima Alasan Untuk Bertahan

Minggu lalu, wordpress memberi kejutan informasi bahwa blog saya sudah memasuki usia sepuluh tahun. Ya, saya sudah memulai blogging sejak tahun 2008 meski sempat vakum beberapa tahun. Baru aktif kembali, empat tahun belakangan ini. Alasannya, saya senang menulis. Dengan menulis, membantu saya berpikir lebih terstruktur dan sistimatis.

Pengalaman sepuluh tahun menulis di wordpress, apa saja yang diperoleh?

1. Menyediakan banyak fitur yang memudahkan blogger pemula.

Ketika saya mencari platform yang tepat untuk menyalurkan hobi menulis, rekan kerja saya menyarankan untuk mencoba wordpress. Padahal waktu itu, usia wordpress baru menginjak lima tahun. Saya yang pemula sebagai blogger, merasa dimudahkan untuk membuat blog saya tampak profesional. Sebagai amatir blogger, wordpress memberikan kemudahan untuk langsung digunakan. Saya pikir, gratis pula untuk menyalurkan hobi menulis pertama kali. Itu yang menarik dan membuat saya bertahan hingga sekarang.

2. Blogging dimana saja

Hal yang menyenangkan dari wordpress adalah platform ini bisa digunakan praktis, tak harus berhadapan dengan laptop atau komputer. Saya bisa mengunduhnya di smartphone kemudian mengetik buah pikiran saya atau apa yang sedang saya alami. Meski saya membuat blog di Indonesia, wordpress tetap mudah digunakan ketika saya pindah dan berada di luar negeri. Kecuali ketika saya berada di Tiongkok, postingan saya sempat membutuhkan waktu untuk diterbitkan. Bisa jadi ini sesuai kebijakan dan prosedur pemerintah setempat. Selebihnya, saya tetap mudah menyalurkan hobi menulis saya di mana saja tanpa kesulitan.

3. Layanannya yang responsif jika ada kesulitan/masalah

Pernah suatu kali, saya sedang di Prancis dan memerlukan bantuan tim customer service dari wordpress. Mereka pun dengan sigap menjawab pertanyaan saya dan cepat menangani apa yang jadi keluhan saya. Lagi pula platform ini dijamin aman dari serangan spam.

4. Ada penghasilan tambahan jika mau

Sudah lebih dari satu tahun, blog yang awalnya gratis ini dibuat menjadi konten berbayar. Saya pikir ini baik juga untuk menjadi tambahan penghasilan. Beberapa kali, saya mendapatkan tawaran untuk kerjasama dan secara ekonomi menguntungkan. Seharusnya lebih menguntungkan lagi jika saya bisa menulis di blog dalam bahasa Inggris. Persoalannya, saya tidak ingin kehilangan bahasa ibu saya karena kondisi saya yang menetap di luar negeri. Lagi-lagi wordpress juga menyediakan terjemahan. Jika ada pembaca tak paham apa yang saya tulis, mereka bisa membuat alih bahasa.

5. Terhubung dengan banyak blogger seluruh dunia

Alasan terakhir, apa yang membuat saya juga tetap bertahan di wordpress? Saya mendapatkan banyak teman, sesama blogger dari penjuru dunia. WordPress menghubungkan saya dengan sesama blogger yang punya kesamaan minat tema artikel atau hanya sebagai pembaca saja. Blogwalking itu menjadi ide yang menarik untuk saling memperkaya pertemanan atau tema artikel yang ditulis.

Bagaimana dengan anda sendiri?

Advertisements

Categories: OPINION

Tagged as:

12 replies »

  1. Wah, selamat and congratulation Anna. Qta sama angka 1 nya aja, kalau Anna ada 0 dibelakangnya klau aku belum.

    Benar-benar luar biasa, konsistensi menulisnya sangat pantas dijadikan panutan. 👍👍👌👌

    Aku setuju itu, demi bahasa ibu jadi ttp pake Bahasa Indonesi.. 👍👍👌

    Ttp semangat dan terus bisa jadi inspirasi Bu tuk kami yg masih seumur jagung ini.

    😎👍👌

    Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.