TRAVELING

4 Alasan Perlu Berkunjung ke Slovenia (1)

Sudut kota Ljublana, ibukota Slovenia.

Slovenia juga masuk dalam organisasi Uni Eropa.

Slovenia juga masuk area zona Schengen.

Jembatan dragon yang fenomenal di ibukota Slovenia.

Saya punya teman baik asal Slovenia di sini. Kami sering berdiskusi dan banyak berbicara soal budaya dan tradisi di Jerman. Kadang kami masak-masak bersama. Kadang pula kami sama-sama belajar bahasa Jerman. Rupanya teman baik asal Slovenia ini bisa menguasai beberapa bahasa. Tak hanya bahasa Jerman saja, dia juga menguasai bahasa Inggris dengan baik. Selain itu dia juga menguasai bahasa Italia dan bahasa yang biasa digunakan orang-orang Eropa Timur.

Nama Slovenia memang asing bagi saya. Setelah saya mendapatkan penjelasan bahwa terdapat tujuh negara pecahan Yugoslavia di era tahun 2000-an. Salah satunya adalah Slovenia, yang berbentuk republik dan sejak tahun 2004 telah menjadi anggota Uni Eropa. Slovenia juga masuk dalam wilayah zona Schengen. Karena ketertarikan saya mendengar tentang Slovenia dari teman saya ini, saya dan suami pun datang berkunjung untuk liburan.

Berikut ada empat alasan mengapa perlu berkunjung ke Slovenia.

1. Negeri para dongeng

Di sini ditawarkan berbagai wisata ke kastil yang indah. Kami tidak menyelusuri keseluruhan Slovenia. Kami melewati perbatasan Slovenia-Austria dan Slovenia-Kroasia, ternyata suguhan tentang bangunan di negeri dongeng bisa kita nikmati di sini. Kami bermalam di Ljubljana, ibukota Slovenia. Di kota ini ada kisah klasik kastil Ljubljana hingga bagaimana dragon ditempatkan di jembatan kota. Semuanya adalah dongeng klasik yang memikat wisatawan.

2. Alamnya yang indah

Letak Slovenia di Eropa tengah, berdekatan dengan Italia yang juga sama-sama indah. Di dekat perbatasan Slovenia-Italia ada tempat wisata alam yakni danau yang indah. Kontur geografis Slovenia juga termasuk dalam pegunungan Alpen. Sedangkan di sisi tenggara Slovenia, ada pantai cantik dari laut Adriatik. Datang di musim dingin, di sini ditawarkan area ski dan pemandangan salju yang indah. Sayangnya kami datang di musim gugur. Pemandangan alam hijau menghampar luas di Slovenia. Dari data tercatat di Slovenia ada puluhan lembaga swadaya masyarakat yang aktif menangani pelestarian alam dan lingkungannya. Bagaimana pun Slovenia adalah jalur hijau di benua biru Eropa.

3. Masih menggunakan Euro dan biaya hidup terjangkau

Bila dibandingkan negara-negara tetangganya yang berada di Eropa Timur, Slovenia sudah memberlakukan mata uang Euro. Asyik ‘kan jika berkunjung tanpa perlu menukarkan uang lagi. Di ibukotanya, kami bisa mendapatkan makanan di restoran mewah tanpa merobek kantong. Jika dihitung-hitung biaya pelesiran selama kami di Ljubljana, setidaknya masih bisa dijangkau untuk akomdasi, makan dan biaya wisata.

4. Letaknya strategis sebagai persinggahan ke Eropa tengah atau Eropa Timur

Ketika kami pertama kali bertemu petugas hotel, dia bertanya apa tujuan kami selanjutnya? Kami mengatakan bahwa kami baru saja dari Kroasia. Petugas hotel mengamini bahwa negaranya selalu jadi persinggahan para wisatawan yang berlibur ke Kroasia atau Hungaria. Tak hanya itu, letaknya yang berdekatan dengan Austria dan Italia juga menyebabkan wisatawan suka mampir dan bermalam di Slovenia. Ya, negara ini strategis sekali.

So, nantikan cerita saya yang lain, masih tentang Slovenia!

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: ,

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.