TRAVELING

Slovenia (4): Enam Tempat Wajib di Ibukota Ljubjlana

Dragon adalah lambang kota Ljubjlana, seperti yang terpajang di the Dragon Bridge di pusat kota.

Masih di Ljubjlana, Slovenia maka kali ini saya akan berbagi tempat wajib dan menarik yang jadi obyek wisata. Pertama, saya sarankan anda memilih lokasi penginapan yang tak jauh dari pusat kota. Dengan begitu, anda cukup berjalan kaki untuk menjangkau objek wisata. Sementara mobil kami parkirkan, maka kami hanya berjalan kaki ke pusat kota tua.

Kedua, ada pilihan juga sightseeing tour yang ditawarkan setiap hari mulai dari jam 10 pagi. Harganya per orang hanya 17€ maka anda bisa menjelajah beberapa tempat sekaligus. Pilihan wisata lainnya yang bisa dicoba seperti bike tour ke lokasi wisata menarik. Atau jika anda suka kuliner, coba culinary local tour yang ditawarkan mulai dari 42€ hingga 60€.

Kembali ke topik, mana saja enam tempat wisata yang bisa dikunjungi di sini?

1. The Dragon Bridge

Dragon lebih dekat.

Tampak dragon di empat sudut jembatan, kiri dan kanan.

Dari namanya, apa yang bayangkan soal jembatan naga? Banyak mitos yang beredar berkaitan dengan nama jembatan ini. Jembatan dengan panjang 33,4 meter dan lebar 15 meter ini dibangun tahun 1901. Awalnya nama jembatan ini dikenal dengan nama The Jubilee bridge. Kemudian dilakukan pemilihan vendor yang berhak untuk merenovasi jembatan. Atas rancangan seorang arsitek yang mengambil simbol naga melengkapi rekonstruksi jembatan. Naga sendiri adalah lambang kota Ljubjlana. Ada empat naga lengkap dengan sayapnya yang berada di ujung empat sisi jembatan. Setelah selesai pembangunannya, jembatan ini lebih dikenal “the Dragon bridge.”

2. Ljubjlana Castle

Kastil tampak terlihat dari bawah.

Maket kastil.

Sekitar kastil.

Menara kastil.

Jika anda tak ingin jalan mendaki, bisa juga naik kereta gantung yang praktis ini menuju kastil.

Puri di atas bukit begitu bisa terlihat mencolok dari pusat kota. Awalnya bangunan ini adalah benteng kota yang sudah ada pada abad 11. Kemudian terjadi perombakan hingga berbentuk puri yang indah dan bisa menjadi pusat budaya pada abad pertengahan. Di kastil ini kita bisa menemukan dragon yang jadi lambang kota ini. Untuk menuju ke kastil memang perlu perjuangan dan sepatu yang nyaman, karena jalan yang mendaki dan bisa dijangkau dari banyak arah. Namun pendakian anda akan terbayar begitu tiba di atas, anda mendapati panorama pusat kota Ljubljana yang indah. Untuk memasuki puri dikenakan biaya tiket seperti umumnya museum. Bisa juga anda tertarik hanya di sekitaran kastil dan mengamati panorama dari atas. Seperti yang kami lakukan, kami memesan kopi di kafe di dekat kastil dan mengamati lalu lalang turis.

3. The Butcher Bridge/Love Locked Birdge

Banyak orang mengkaitkan gembok yang bertuliskan inisal pasangan di sini. Sementara di sisi lain, tampak restoran dan kafe.

Jembatan berikut yang tampak fenomenal di kota ini adalah the Butcher bridge. Kisah jembatan lebih detil bisa disimak di sini. Ditambah ada beberapa karya seni yang mempesona dan membuat siapa saja senang berfoto di sini. Tak suka berfoto dan mengabadikan gembok cinta? Anda bisa juga datang menikmati kuliner di sisi jembatan. Tersedia restoran dan kafe yang asyik untuk chilling out.

4. Central Market

Suasana pasar terbuka, yang dibuka pagi hingga malam.

Patung di depan central market.

Suka belanja yang unik, tradisional dan lokal maka datang ke central market adalah pilihan yang tepat. Di sini ada banyak ragam kuliner yang ditawarkan. Cerita saya lebih detil bisa dilihat di sini.

5. Ljubjlana Catedral (Cathedral of St. Nicholas)

Dua menara gereja tampak terlihat.

Pintu utama yang terpajang skulptur.

Pahatan lain di sekitar gereja.

Berikutnya adalah katedral dimana mayoritas penduduk di Slovenia beragama katolik. Awalnya gereja ini dibangun bergaya gothik abad 18, kemudian diubah bergaya arsitektur baroque. Dengan dua menara kembarnya menjadi landmark kota Ljubljana. Hal menarik dari gereja ini adalah pintu utamanya yang dibuat seperti skulptur yang dipahat dengan penuh makna. Karya seni ini dibuat tahun 1996 kala Paus Johannes Paulus II berkunjung ke kota ini.

6. Old town

Alun-alun kota.

Gereja katolik di depan alun-alun kota.

Makan di sisi sungai atau menyusuri sungai bisa jadi pilihan wisatawan.

Malam hari pun masih terlihat menawan.

Apa yang menarik dari kota tua atau old town di Eropa selain wilayah bisnis dan pedesterian. Bagi yang suka berbelanja, silahkan cek dompet anda! Jika suka wisata kuliner sampai mengamati lalu lalang orang, silahkan datang ke sini. Di sini tersedia apa saja yang dibutuhkan wisatawan, termasuk banyak spot instragrammble.

Semoga jadi rekomendasi saat berkunjung ke sini!

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: ,

3 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.