Kabse, Nasi ala Oriental: Makanan Khas Timur Tengah (5)

Nasi dan di sekitarnya adalah potongan daging kambing. Dua mangkuk kecil berisi sambal dan satu lagi yoghurt mint.
Aneka sayuran dingin.

Suatu kali saya dan seorang teman bermaksud menikmati kuliner dari Timur Tengah. Semula saya berpikir restoran yang disebut orientalis itu adalah makanan khas Tiongkok. Ternyata saya salah. Penyebutan oriental itu ditujukan untuk kuliner Timur Tengah. Karena penasaran dengan rasanya, saya dan teman ini mampir di restoran yang disebut orientalis.

Teman saya memesan sandwich orientalis yang disebut Schwarma. Karena keasyikan ngobrol, saya pun lupa mengabadikan pesanan teman. Padahal saya cukup penasaran, apakah isian sandwich sama seperti western sandwich yang biasa saya nikmati? Namun semua sudah terlambat, teman saya sudah terlanjur menyantapnya.

Sementara saya memesan kabse, dimana saya sudah bertanya sebelumnya bahwa saya ingin makan nasi dan daging kambing. Akhirnya pramusaji menyarankan saya mencoba kabse. Kabse juga disebut kabsa, sedangkan di Indonesia dikenal sebagai mandi. Ini adalah makanan tradisional dari Saudi Arabia namun juga bisa ditemukan di negara-negara sekitarnya. Sementara pramusaji yang menyajikan berasal dari Syria.

Ini pertama kali saya mencicipi nasi kabse atau mandi meskipun di Indonesia juga sudah ada gerai restoran Timur Tengah. Beras yang digunakan pun berbeda seperti di Indonesia atau Asia pada umumnya. Namanya beras basmati, bentuknya lonjong dan panjang. Kabse yang saya pilih dengan daging kambing. Kabse juga bisa disajikan dengan daging ayam. Daging kambing bisa dicampur jadi satu bersama nasi atau terpisah seperti yang saya nikmati.

Menariknya warna nasi kabse berwarna-warni. Ada kuning, merah, putih. Bisa jadi warna tersebut dihasilkan dari rempah-rempah atau paprika yang serupa warnanya yang dicampurkan ke dalam beras saat dimasak. Saya suka rasa nasi kabse yang gurih dan rasa rempahnya yang kuat. Saya juga merasakan kayu manis pada sajian nasi ini. Tambahan lagi, nasi kabse diberi almond untuk melengkapi rasanya. Enak!

Daging kambingnya juga empuk dan tidak berbau. Si juru masak benar-benar tahu bagaimana mengelolanya. Sedangkan sayuran yang terpisah hanya pelengkap saja. Kabse ini benar-benar nikmat menurut saya.

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

One thought on “Kabse, Nasi ala Oriental: Makanan Khas Timur Tengah (5)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.