OPINION

10 Cara Saya Hindari Influenza Saat Musim Dingin

Musim dingin sudah mulai sejak memasuki minggu ketiga di Jerman. Beberapa kali salju turun, terkadang suhu dan udara dingin menyebabkan tubuh rentan kedinginan. Tak hanya itu, hujan pun kadang juga datang meski hanya sebentar. Itu sebab kami yang tinggal di empat musim merasa informasi cuaca begitu penting tiap hari. Pasalnya ini juga menentukan pakaian yang dikenakan hingga aktivitas yang akan dilakukan.

Jika udara dingin, toh saya harus tetap beraktivitas seperti biasa. Teman bangku sebelah di kampus, asal Meksiko, tiba-tiba pamit tak hadir karena flu berat. Sepulang dari kuliah, saya bertemu juga teman mahasiswa asal Indonesia yang juga sedang mengalami flu. Dia adalah mahasiswa asal Bandung. Meski Bandung punya hawa udara yang lebih dingin ketimbang Jakarta, kota asal saya namun tetap saja flu bisa menyerang siapa saja. Pastinya saat anda mengalami influenza, anda pasti tidak akan nyaman beraktivitas secara normal.

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya membagikan sepuluh cara saya agar terhindar dari influenza.

1. Vaksin influenza

Vaksin inluenza itu berdampak sekali buat saya. Pengalaman saya pertama kali ke Jerman saat musim dingin, saya sudah melengkapi diri dengan mendapatkan vaksin influenza. Waktu itu, saya menemani teman di klinik di Bandara Soekarno-Hatta, mendapatkan vaksinasi untuk keperluan umroh. Saya pun ikut serta mendapatkan beberapa vaksin. Dokter di sana juga menyarankan vaksin influenza karena saya berangkat saat musim dingin di Eropa. Harganya waktu itu 75 ribu rupiah. Vaksin influenza berlaku selama satu tahun. Dampaknya sangat luar biasa sehingga tubuh terhindar dari flu yang kebanyakan dialami orang-orang sekitar saya yang berasal dari negara tropis.

2. Mengenakan pakaian yang tepat dan sesuai saat beraktivitas

Menurut orang Jerman, tidak ada cuaca yang salah melainkan pakaian yang salah sehingga menyebabkan tubuh masuk angin atau terserang influenza. Selama musim dingin, pakaian juga disesuaikan. Saya pasti mengenakan thermal leggings dan atasan yang membuat tubuh tetap hangat sebelum mengenakan pakaian pada umumnya. Tak lupa, jaket musim dingin yang pastinya waterproof. Sepatu pun didesain dari kulit dengan desain dalam yang hangat. Jika masih terasa dingin, saya masih mengenakan sarung tangan kulit dan penutup telinga. Jadi bandana atau penghias rambut bukan sekedar aksesoris saja, namun menutupi telinga agar tubuh tidak terpapar hawa dingin.

3. Perbanyak makan buah dan sayur (sup)

Makan buah itu tak mengenal musim. Musim dingin itu perlu juga makan buah agar tubuh tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Buah kaya akan vitamin, ketimbang kita mengkonsumsi obat-obatan dan suplemen. Sebagian besar buah seperti tomat, jeruk, mangga dan apel mengandung vitamin C yang diperlukan sebagai imunitas tubuh, melindungi diri dari flu. Begitu pun sayuran seperti brokoli dan tomat yang bisa dibuat menjadi sup hangat. Sebuah penelitian menyebutkan brokoli baik untuk mencegah tubuh mengalami masuk angin.

4. Minum air putih hangat ditambah irisan lemon saat bangun tidur

Selain kopi, saya juga menyiapkan air putih hangat yang dimasukkan irisan lemon. Jika tubuh sudah merasa kedinginan di pagi hari, saya langsung menikmati segelas air putih hangat dengan irisan lemon ketimbang minum obat. Rupanya resep ini manjur karena air putih hangat dengan lemon dapat meningkatkan imunitas tubuh. Jika tubuh dalam kondisi fit, tentu tidak mudah pula terserang flu dari orang-orang sekitar.

5. Tidak keluar rumah saat rambut dalam keadaan masih basah

Suatu kali saya terburu-buru keluar rumah dengan rambut masih dalam keadaan setengah basah. Alhasil saya mengalami bersin-bersin. Mengetahui gejala tersebut, maka saya pastikan bahwa mencuci rambut perlu waktu juga untuk mengeringkannya. Jika anda keluar rumah dengan rambut setengah basah di musim dingin maka bersiaplah dengan tubuh kedinginan dan flu menyerang.

6. Perbanyak jalan kaki atau olahraga

Musim dingin itu membuat siapa saja malas untuk keluar rumah. Malas membuat tubuh kurang bergerak. Jika tubuh kurang bergerak maka bersiaplah dengan sakit yang datang kapan saja. Olahraga yang saya lakukan adalah berjalan kaki keliling kota. Menikmati pinggir danau dengan sinar matahari saat udara cerah adalah pilihan yang jitu. Saya bisa berjalan kaki sekitar danau atau taman kota. Semua itu benar-benar menyehatkan dan cara jitu mengusir rasa malas keluar rumah saat musim dingin.

7. Berendam atau mandi air hangat

Beberapa kali saya ikut suami pergi berendam air panas di lokasi tertentu. Biasanya paket mandi air panas dan sauna sekaligus menginap di hotel. Namun harganya lumayan. Ada juga cara gratis yakni memilih mandi air hangat dan meletakkan wewangian di bathtub pribadi. Cara ini cukup ampuh agar tubuh tetap hangat.

8. Sering mencuci tangan setelah berpergian atau melakukan aktivitas

Meski terdengar sepele, namun mencuci tangan itu penting. Perilaku sehat pertama kali dari mencuci tangan agar terhindar dari kuman penyakit. Kebiasaan mencuci tangan dari luar perlu agar terhindar dari kuman, virus dan bakteri. Alasan lain bahwa tangan juga menjadi transmisi penyebaran virus seperti influenza. Jadi alangkah baiknya jika tangan juga tetap bersih.

9. Mengunyah permen jahe atau minum jahe manis

Awalnya saya takjub juga bahwa di rak supermarket di bagian kuliner asia, saya menemukan permen jahe. Setelah saya cek di kemasannya, permen jahe ini buatan Indonesia. Mengapa tidak mengkonsumsi permen jahe saat di luar udara dingin? Rupanya ini jadi salah satu cara terbaik saya agar tubuh terhindar dari flu. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jahe mengandung antiradang yang kuat melawan flu. Jahe juga mengandung antiinflamasi yang meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus. Jika tak ada permen jahe, saya sudah siapkan jahe dan gula merah di rumah. Tinggal dimasukkan semua dalam air panas, dan siap diminum.

10. Menikmati minuman panas seperti teh dan cokelat panas

Ilustrasi, teh hijau.

Jika anda suka minum teh, pilih teh hijau untuk menghindari flu. Teh hijau mengandung inflamasi antibakteri dan antivirus yang melindungi tubuh dari flu. Selain teh hijau, coba juga teh jahe seperti yang pernah saya alami di sini. Teh jahe dipercaya bisa mencegah tubuh dari masuk angin. Tak suka teh, anda bisa memilih minuman cokelat panas. Minuman yang terbuat dari cokelat hitam dipercaya bisa melawan virus flu.

Semoga sepuluh cara saya di atas berhasil anda terapkan untuk mencegah influenza. Namun sekali lagi, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Advertisements

Categories: OPINION

Tagged as: , ,

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.