ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Schloss Nymphenburg, Munich: Istana Tempat Kelahiran Raja Ludwig II dari Bavaria

Jika bukan musim dingin, penampakan istana sangat indah.

Prasasti di depan istana, yang menunjukkan pembangunannya dimulai tahun 1663.

Ketika kami datang, salju turun dan menutupi depan istana.

Setelah bercerita panjang lebar tentang Marstallmuseum sebagai tempat penyimpanan kereta kencana yang digunakan para bangsawan Bavaria, kini saatnya membahas istana yang letaknya berdekatan. Namanya Schloss Nymphenburg yang berada di posisi pertama, tempat membeli tiket masuk. Istana yang berlokasi di barat daya kota Munich, begitu mudah dijangkau dengan berbagai transportasi. Bahkan saya mendapati bus hop on hop off kota Munich berhenti juga di sini.

Bangunan yang bergaya baroque dan rococo melengkapi keindahannya. Jika Prancis punya istana versailles, maka Jerman punya istana ini. Kira-kira begitu banyak orang membandingkan. Mengingat istana ini dipenuhi lukisan mitologi yang indah di langit-langit istana. Karya-karya ini banyak dihasilkan oleh pelukis-pelukis asal Prancis. Di sini pula tersimpan karya seni lukisan milik bangsawan Bavaria yang masih dijaga hingga sekarang.

Gaya rococo tampak dari ukiran merambat di pintu depan, muka istana.

Contoh lukisan mitologi di langit-langit istana.

Galeri Beauties yang dimiliki Raja Ludwig I. Berisi ruang pamer lukisan para perempuan bangsawan jaman dulu yang dikenal cantik.

Ruang yang dikenal The South Antechamber.

Istana ini awalnya ditemukan oleh ayah dari Max Emmnuel, setelah satu tahun kelahirannya. Tahun 1663, istana ini mulai ditempati yang kemudian mengalami renovasi pada tahun 1701. Pembaikan istana menyerupai vila-vila di Italia sehingga disebut Borgo delle ninfe. Keindahan istana ini tampak dari taman depan istana yang bergaya baroque. Dengan begitu, kediaman bangsawan ini disebut sebagai istana musim panas dan banyak dikenal Münchner residence dimana para generasi penerus bangsawan Bavaria tinggal di sini setelah Max Emmanuel.

Istana ini terbagi dua bagian lorong, utara dan selatan. Sebagai pengunjung, kita memang hanya diperlihatkan pada bagian-bagian tertentu saja. Tiap lorong memperlihatkan sejarah kepemilikan dan lukisan mewah yang indah. Ada satu ruang yang pernah dipakai Mozarts memainkan piano untuk menyambut pemilihan salah satu raja dari Bavaria.

Kamar dimana Raja Ludwig II dari Bavaria dilahirkan.

Ruang tamu Raja Ludwig I dari Bavaria.

Dari semua istana di Bavaria, istana nymphenburg menjadi cikal bakal istana lainnya. Ketika pemerintahan kerajaan Bavaria baru diresmikan awal abad 19, Max I. Joseph pun terpilih sebagai Raja dari Bavaria. Istana ini pun menjadi tempat merayakannya. Hingga akhirnya Raja Max I. Joseph wafat pun meninggal di istana ini. Di istana Nymphenburg ini, Raja Ludwig II lahir. Istana lain dibangun atas inisiatif Raja Ludwig II dari Bavaria.

Istana ini berisi kompleks mewah berisi gudang kereta kencana yang kemudian disebut marstallmuseum. Juga ada pabrik porselen, yang kemudian kini bisa disaksikan dalam museum porselen, letaknya di lantai 2 dari marstallmuseum. Kemudian di sekitar kompleks istana terdapat kapel St. Maria Magdalena dan beberapa kamar berlapis kayu oak dan ukiran tembaga.

Saran saya, sebaiknya datang di tidak di musim dingin. Seharusnya kami bisa melihat taman istana yang indah, namun sayangnya semua tertutup salju. Depan istana tidak hanya taman saja, tetapi habitat bagi flora dan fauna.

Advertisements

Categories: ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Tagged as: , ,

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.