TRAVELING

Wina, Austria (2): Kota Layak Huni dan Kota Musik

Patung Kaisar Franz Joseph I di pusat kota Wina.

Dari Wina, ada jalan tol yang langsung terhubung ke ibukota tiga negara yakni Praha, Budapest dan Bratislava.

Salah satu museum di pusat kota Wina.

Kastil Schönbrunn tampak kejauhan yang juga menjadi destinasi wisata.

Kunjungan ke ibukota Austria, Wina adalah kali sekian bagi kami. Itu artinya, kunjungan ke Wina bukan kali pertama. Jika kami menyeberang ke Ceko, Hungaria dan Slowakia maka kami melewati kota ini. Namun ada juga kesempatan lain, kami datang ke Wina untuk berkeliling seperti cerita tentang Dom St. Stephan.

Dom Santo Stephan memang menjadi landmark kota Wina. Nama santo Stephanus atau Dom St. Stephan juga ada di Passau, Jerman dan Budapest, Hungaria sepertinya ada keterkaitan sejarah. Dom St. Stephan di Wina ini menjadi pusat kota dan destinasi wisata yang digemari wisatawan. Pasalnya, wisatawan bisa naik ke menara gereja maka pengunjung bisa melihat panorama kota Wina dengan arsitektur yang indah. Kebanyakan bangunannya berciri baroque.

Kota Wina juga dikenal Kota Musik. Kota ini sering menggelar festival dan konser. Kemarin saja di awal tahun 1 Januari ada konser musik tahunan yang rutin digelar di Staatoper atau Vienna State Opera. Konser musik ini membawakan karya musik legendaris yang dikenal dunia seperti Mozart, Beethoven, Haydn, dll. Meski tiket masuk opera harganya terbilang mahal menurut saya, namun konser ini layak ditonton. Harga tiket tergantung posisi duduk anda. Penonton pun penuh sesak dan selalu menyambut meriah di akhir instrumen.

Sedangkan jika anda datang di musim panas, di kota ini menawarkan summer night concert. Konser musik ini biasa digelar di kastil Schönbrunn. Konser megah dan menawan ini memang patut dikunjungi, terutama pecinta musik. Di Wina, ada beberapa tempat yang memang menyajikan konser musik kontemporer, musik klasik bergaya Mozart dan sejenisnya. Ini alasan citra kota ini disebut kota musik.

Kota ini menawarkan stabilitas di segala bidang. Itu sebab Wina sudah mendapat peringkat kota layak huni sejak 2015. Kota ini bahkan sudah memiliki kerangka Smart City menuju tahun 2050. Pastinya mengesankan juga soal kendaraan umum.

Setelah kami mencoba dua pengalaman yakni menggunakan kereta api dari Jerman dan kendaraan pribadi maka kami menilai menggunakan kendaraan umum lebih murah. Jika menggunakan kendaraan pribadi maka ada biaya tol dengan nilai terendah 9€ untuk 10 hari. Parkir di pusat kota Wina, dimulai dari sekitar 1,9€ hingga 3,9€ per jam. Mungkin ini cara yang mendorong orang menggunakan kendaraan umum. Semakin sedikit berkendara di dalam kota Wina tentu baik bagi pengurangan polusi yang menjadi tujuan jangka panjang Smart City kota Wina. Mengesankan!

Bagi para turis, kota ini perlu dikunjungi karena ada sekitar 100 museum yang berkaitan dengan seni. Kota ini juga pernah menjadi kediaman tokoh dunia. Sebut saja Beethoven, Mozart, Sigmund Freud, dan berbagai tokoh dunia lainnya. Karena Wina pernah menjadi kota kediaman Kaisar maka tak salah banyak bangunan yang menarik dan instragamable. Asyik ‘kan!

Advertisements

Categories: TRAVELING

Tagged as: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.